Komisi III Curigai Kejanggalan Proyek Gedung DPRD Sumenep

News376 views

KABAR MADURA | Perjalanan proyek pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep sudah lebih dari setahun. Namun masih menjadi sorotan Komisi III DPRD Sumenep. Dalam realisasinya dicurigai ada masalah dalam kualitas.

Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dulsiam berencana menginspeksi kembali. Dia khawatir adanya kejanggalan dalam pekerjaan proyek itu. Alasannya, biasanya proyek yang dikebut untuk cepat selesai dibangun itu berdampak pada kualitas pekerjaan.

Hal itu akan dilakukan, selain sebagai tugas konstitusional selaku anggota Komisi III DPRD Sumenep. Harapannya, dengan adanya pengawasan ini, maka kualitas bakal terjaga. Bukan hanya cepatnya dalam bekerja, tetapi juga tepat dalam bekerja.

“Ini akan menjadi atensi pada dinas teknis, agar selalu menjaga kualitas pekerjaan. Kami komisi III sebagai mitra kerja dinas teknis akan lakukan inspeksi,” katanya, Minggu (28/4/2024).

Berdasarkan laporan dari beberapa pihak, ada pekerjaan yang berpotensi tidak memerhatikan kualitas. Dia belum berani menyimpulkan sebelum melakukan inspeksi.

Meskipun sebelumnya sudah diinspeksi Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamdil Ali Munir,  Dulsiam merasa tidak ada salahnya jika Komisi III DPRD Sumenep juga melakukan inspeksi, karena proyek tersebut dikerjakan mitra kerja Komisi III.

Diketahui, proyek yang berlokasi di Desa Patean, Kecamatan Batuan, Sumenep itu dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep.

Proyek tersebut dimulai sejak 2022, pengerjaan diawali dengan  pemadatan lahan yang menghabiskan anggaran Rp940 juta. Kemudian pembangunan fisiknya dilanjutkan pada tahun 2023 dengan anggaran Rp41,2 miliar. Sisanya dianggarkan Rp60,9 miliar. Semua anggarannya dari APBD Sumenep 2024.

Kepala Dinas PUTR Sumenep Eri Susanto melalui Kepala Bidang (Kabid) Penataan Bangunan dan Gedung  Indra Aprianto mengatakan, pembangunan gedung DPRD Sumenep itu sampai saat ini tidak ada masalah, pekerjaan saat ini sudah mencapai 51 persen lebih.

“Target kami, paling lambat September selesai, dan secepatnya insya Allah Agustus selesai,” kata Indra.

Sementara itu, rekanan pelaksana proyek, dalah hal ini PT PP Urban, juga memastikan pengerjaanya akan dikebut agar cepat selesai.

Divisi Teknik PT PP Urban Ryan Adi Susilo memastikan, meskipun dikerjakan secara cepat, kualitas pekerjaannya terjamin.

“Ada kurang lebih 120 orang pekerja gedung proyek itu, insya Allah bisa secepatnya menyelesaikan pekerjaan tanpa ada kejanggalan,” ucap Ryan.

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *