KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Setelah melakukan pengecekan ulang atas data dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan menemukan empat orang dari data 754 orang meninggal ternyata masih hidup. Hal itu diungkapkan oleh Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin) KPU Pamekasan Ibnun Hasan Mahfud, Minggu (12/11/2023).
Menurut Ibnun, data orang meninggal dari Kemendagri RI itu tidak langsung dijadikan sebagai rujukan utama, akan tetapi masih dilakukan pengecekan ulang oleh panitia pemungutan suara (PPS) di setiap desa/kelurahan. Mengenai temuan empat orang yang masih hidup namun tercatat meninggal itu, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kemendagri RI supaya yang bersangkutan tetap bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 mendatang.
“Ada data kematian yang dikirimkan ke kami, beserta nomor akta kematiannya dan kami sudah mengkroscek ke bawah ternyata masih ada yang hidup. Persoalan data mati masih hidup itu bukan ranah kami,” jelasnya.
Dia juga menegaskan, untuk jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang sudah ditetapkan tidak akan berkurang. Namun, dia memastikan, pada pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024, data yang digunakan sesuai dengan pemutakhiran yang terbaru, yakni yang meninggal sudah ditandai.
“Jumlah DPT tetap, tapi kami akan mengurangi jumlah surat suara di TPS yang bersangkutan,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, jumlah DPT di Pamekasan untuk Pemilu 2024 sebanyak 676.308 orang, terdiri dari 326.777 laki-laki dan 349.529 perempuan.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Sule Sulaiman





