KABAR MADURA | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang kembali akan menggelar debat kandidat kedua untuk pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sampang tahun 2024 pada hari Selasa (12/11/2024).
Komisioner KPU Sampang Suhariyanto menjelaskan, dalam menindaklanjuti keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPT) 1363 dan Peraturan KPU 13 tentang metode kampanye paslon, debat kandidat dilaksanakan tiga kali. Untuk debat kandidat yang pertama sudah dilaksanakan pada 4 November 2024 lalu.
Debat kandidat itu digelar di studio JTV, komplek Graha Pena, Jalan Ahmad Yani Nomor 88, Ketintang, Gayungan, Surabaya, Jawa Timur.
Berkaitan dengan konsep ataupun desain dan tata tertib dalam acara debat kandidat kali ini, dipastikan hampir sama dengan debat kandidat yang sebelumnya. Undangan yang bisa hadir juga sama, yakni peserta atau pendukung yang bisa ikut dalam ruangan debat itu berjumlah 45 orang untuk masing-masing pendukung paslon.
Sedangkan untuk undangan VVIP dari KPU Sampang tetap, hanya saja ada tambahan dari unsur-unsur keorganisasian di Kabupaten Sampang, semisal NU, Muhammadiyah dan MUI serta lainnya. Namun panelis dalam debat kandidat kedua ini berbeda dengan sebelumnya.
“Debat kandidat kedua ini mengusung tema Meningkatkan Layanan Publik yang Inovatif, Inklusif dan Berkeadilan dalam Upaya Menyelesaikan Persoalan Daerah,” jelas Suharyanto saat ditemui Kabar Madura di ruang kerjanya, Senin (11/11/2024).
Disinggung soal penempatan debat kandidat yang dilaksanakan di Surabaya tersebut, Suharyanto menerangkan, awalnya akan digelar di Sampang, namun saat rapat koordinasi lebih lanjut dengan para tim paslon, partai pengusung, dan forkopimda itu, masing-masing tim paslon mengusulkan agar debat kandidat kedua digelar di Surabaya.
Alasan digelar di Surabaya, berkaitan dengan kondusivitas ataupun keamanan, mengingat animo masyarakat berkaitan dengan debat kandidat pertama itu yang sangat tinggi, itu terbukti dari banyak jumlah penonton youtube di akun resmi KPU Sampang yang sangat tinggi, melebihi dari tiga kabupaten lain di Madura.
“Kami berharap debat kedua ini juga dapat berjalan dengan aman, damai dan tertib, seperti pelaksanaan debat yang pertama yang sudah berjalan dengan baik, para pendukung paslon juga proaktif dan kondusif, baik yang didalam maupun yang di luar studio,” pungkasnya. (sub/waw)





