KABAR MADURA | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep memastikan pendistribusian logistik untuk Pilbup dan Pilgub 2024 berjalan dengan baik. Bahkan, setelah sampai di 27 kecamatan, KPU Sumenep sudah memastikan utuh dan tidak ada kerusakan.
Ketua KPU Sumenep Nurussyamsi mengatakan, proses pendistribusian logistik ke PPK di 27 kecamatan sudah dimulai sejak 21 November lalu. Setelah dilakukan pengecekan, semua logistik sudah sampai di seluruh kecamatan.
“Berdasarkan jadwal, pendistribusian logistik pada kecamatan sudah sampai seluruhnya pada 24 November. Semuanya saat ini di kroscek dipastikan seluruh logistik sampai, dengan keadaan utuh,” katanya, Senin (25/11/2024).
Berdasarkan pantauan KPU Sumenep, seluruh PPK di 27 kecamatan sudah menyediakan gudang penyimpanan logistik sementara, setelah dinyatakan lengkap. Maka saat ini mulai dilakukan pendistribusian pada panitia pemungutan suara (PPS) atau ke desa-desa.
“Sebelum dilakukan pendistribusian ke desa-desa, kami pastikan dulu bahwa logistik dalam keadaan utuh agar pada saat sampai di desa tidak berkurang,” kata pria kelahiran Giligenting ini.
Kemudian, logistik akan didistribusikan ke PPS di setiap desa, lalu ke kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) sebelum pencoblosan dilaksanakan.
“Kami meminta seluruh petugas untuk memastikan logistik sampai ke PPS hingga TPS dengan aman dan lancar,” katanya.
Menurutnya, distribusi logistik pilkada tersebut dipastikan telah sampai di TPS masing-masing H-1 atau satu hari sebelum pelaksanaan pencoblosan.
“Alhamdulillah hasil kroscek tidak ada masalah, serta saat ini logistiknya mulai didistribusikan ke PPS atau desa,” pungkasnya. (Imd/Ong).
Hasil Kroscek Logistik di PPK tidak berkurang
Jumlah logistik yang didistribusikan ke 27 kecamatan
Kotak suara Pilgub Jawa Timur plus isi: 1.971
Kotak suara Pilbup Sumenep plus isi: 1.971
Kantong plastik luar kotak plus isi: 1.971
Jumlah: 5.913
Sasaran logistik pada 1.971 TPS.
Hasil kroscek langsung dilakukan pendistribusian ke pihak 334 desa/kelurahan.





