Langkah Bersejarah Jasey Wehrmann di Kompetisi Elite Pro Academy 2025

Olahraga112 views

KABAR MADURA | Nama Jasey Wehrmann mendadak jadi sorotan publik sepak bola nasional setelah tampil membela Madura United U-20 di ajang Elite Pro Academy (EPA) Super League musim 2025/2026. Pemain muda asal Belanda itu berhasil menorehkan catatan bersejarah sebagai pemain asing pertama yang tampil resmi di kompetisi EPA.

Kesempatan itu menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi Jasey. Pemain kelahiran 2006 itu mengaku sangat bersyukur bisa mendapatkan kepercayaan dari tim pelatih untuk tampil di kompetisi usia muda paling bergengsi di Indonesia.

“Ini kesempatan bagus bagi kami (foreigner), khususnya bagi saya untuk mendapatkan menit bermain,” ujar Jasey, Senin (20/10/2025).

Sejak resmi bergabung dengan Madura United di awal musim tahun ini, Jasey menilai proses adaptasinya berjalan sangat lancar. Dia menyebut suasana tim Madura United U-20 sangat mendukung dan penuh semangat kekeluargaan, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Baca Juga:  Madura United Percaya Diri Tantang Persebaya

“Sejak bergabung dengan Madura United, saya merasa sangat mudah beradaptasi. Sebab, lingkungan di dalamnya cukup sportif, mulai dari ruang lingkup pertemanan dan lainnya,” ungkapnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Meski begitu, pemain yang dikenal punya kemampuan teknik dan visi bermain tajam ini juga menghadapi tantangan tersendiri selama bermain di Indonesia. Dia menuturkan, faktor cuaca menjadi salah satu hal yang cukup mempengaruhi performanya di awal adaptasi.

“Hal yang sangat berbeda di sini adalah cuacanya. Di sini lebih panas sehingga mempengaruhi fisik dan lumayan kesulitan, tapi menyenangkan,” tambahnya.

Baca Juga:  Taklukkan Persik 2-1, Madura United Akhirnya Keluar dari Zona Degradasi

Dalam laga debutnya menghadapi Malut United U-20, Minggu (19/10/2025), Jasey dipercaya turun sejak menit awal dengan menempati posisi gelandang tengah. Meski tampil solid dan menunjukkan determinasi tinggi, Laskar Sape Kerrab Ngodeh harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 0-1.

Dengan catatan sejarah ini, langkah adik dari Jordy Wehrmann itu diprediksi menjadi pintu bagi pemain asing muda lain untuk turut berkompetisi di EPA di masa mendatang. (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *