KABAR MADURA | Layanan hemodialisis (HD) atau cuci darah di RSUD dr. Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan tetap buka meski tanggal merah atau hari libur nasional. Hal ini dilakukan untuk memastikan pasien HD tetap menerima pelayanan secara berkesinambungan tanpa terputus.
Direktur RSUD SMart Pamekasan dr. Raden Budi Santoso menjelaskan, pasien HD membutuhkan terapi rutin dengan jadwal yang ketat. Jika layanan dihentikan karena libur, hal itu bisa menimbulkan risiko terhadap kesehatan pasien.
Disebutkan, jadwal layanan pada hari libur tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan hari aktif biasa. Pihaknya tetap menjalankan jadwal sesuai kebutuhan pasien, baik untuk shift pagi maupun siang.
Jika ada penyesuaian, lanjut dr. Budi, biasanya hanya terkait aspek teknis, seperti pengaturan jam pelayanan agar lebih efisien.
“Prinsipnya, layanan tetap berjalan normal sebagaimana hari-hari biasa,” ungkapnya, Senin (18/8/2025).
dr. Budi menegaskan, tidak ada pengurangan kualitas pelayanan hanya karena hari libur. Dia memastikan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat, sudah terlatih dan kompeten di bidang hemodialisis.
“Secara teknis kami melakukan penyesuaian jadwal kerja dengan sistem shift agar tenaga kesehatan tetap terdistribusi dengan baik, sehingga pelayanan berjalan lancar dan tenaga medis tetap mendapatkan waktu istirahat yang seimbang,” tambahnya.
Manajemen rumah sakit menjaga mutu pelayanan melalui standar operasional prosedur (SOP) yang konsisten, baik pada hari kerja maupun hari libur. Menurut dr. Budi, setiap tindakan medis tetap mengacu pada protokol keselamatan pasien (patient safety) dan standar mutu pelayanan hemodialisis. Pihaknya juga menyiapkan sistem pengawasan mulai dari pengecekan alat sebelum digunakan, ketersediaan obat-obatan, hingga monitoring pasien selama prosedur.
Pihaknya berharap layanan hemodialisis di RSUD SMart dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya pasien dengan penyakit ginjal kronis. Selain itu, lanjut dr. Budi, pihaknya berencana meningkatkan kapasitas layanan, baik melalui penambahan jumlah mesin HD, penguatan sumber daya manusia, maupun peningkatan kenyamanan ruang pelayanan.
“Kami ingin menghadirkan layanan yang tidak hanya aman dan bermutu, tetapi juga ramah dan manusiawi bagi seluruh pasien,” tukasnya. (nur/zul)





