KABAR MADURA | Hingga saat ini, mayoritas koperasi di Pamekasan belum menggelar rapat anggota tahunan (RAT). Dari 790 koperasi yang terdata, hanya 13 koperasi yang sudah melakukan RAT.
Kepala Bidang (Kabid) Koperasi Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan Baihaki mengatakan, realisasi RAT itu akan terus bertambah. Sebab, jangka waktunya sampai bulan empat hingga bulan enam.
“Minggu depan sudah ada tiga surat yang masuk. Jadi akan terus bertambah,” jelasnya kepada Kabar Madura, Senin (15/1/2024).
Dia menjelaskan, dari 13 koperasi yang sudah melakukan RAT itu mengalami peningkatan pendapatan. Apabila berkaca pada 2023, kata Baihaki, tidak semua koperasi melakukan RAT, yakni hanya 512 koperasi. Penyebabnya beragam, mulai dari keuangan, baru terbentuk, permodalannya sedikit, dan lainnya. Sehingga, tidak mampu melaksanakan RAT.
Baihaki menyebut, pihaknya hanya bisa mengimbau kepada pengelola atau pemilik koperasi untuk melakukan RAT. Sementara untuk pemberian sanksi atau semacamnya, dia mengaku, pihaknya tidak memiliki kewenangan.
“RAT ini isinya tentang pembukuan belanja dalam satu tahun, baik pendapatan maupun pengeluaran. Pelaksanaannya di tahun berikutnya. Semoga semua koperasi itu melakukan RAT di tahun ini,” tegas Baihaki.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Ismail A. Rahim mengutarakan, RAT merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh masing-masing koperasi. Sehingga, instansi terkait perlu mendorong agar RAT itu bisa terlaksana di masing-masing koperasi.
“Kami selalu bilang ke dinas terkait untuk menggerakkan koperasi yang ada, termasuk realisasi RAT. Karena ini sebagai salah tanda perputaran ekonomi di Pamekasan,” tuturnya.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





