Deru mesin vespa dan semangat persaudaraan memenuhi ruang udara di Sumenep. Ratusan pecinta vespa berkumpul dalam acara Along-Polong Vespa Sumenep. Acara rutinan ini merupakan ajang silaturahmi dan tempat tukar pikiran antar anggota.
MOH. RAZIN, SUMENEP
Puluhan bahkan ratusan penggemar skuter klasik dari berbagai daerah di Kota Keris ini berkumpul dengan tujuan yang sama, yakni membangun solidaritas yang tinggi.
Salah seorang anggota Komunitas Vespa Sumenep Moh Hidayat menyampaikan, setiap pertemuan rutin biasanya ada tema-tema tertentu yang dibahas. Misalnya pernah mengusung tema “Masa Kejayaan Sumenep”.
“Artinya pada setiap kegiatan, tidak sekadar menjadi ajang kumpul-kumpul komunitas, tetapi juga wujud nyata solidaritas tanpa batas dan update pemikiran,” ujar Dayat, Minggu (9/3/2025).
Para peserta menunjukkan bahwa kecintaan terhadap Vespa bukan hanya soal kendaraan, tetapi juga tentang nilai kebersamaan, persatuan, dan gotong royong.
Komunitas Vespa telah lama dikenal dengan semboyan “Satu Vespa Sejuta Saudara”. Kegiatan yang rutin ini menjadi bukti nyata bahwa slogan itu bukan sekadar kata-kata.
Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang, mereka hadir tanpa memandang perbedaan. Mereka berbagi cerita, pengalaman, dan saling membantu dalam perjalanan menuju lokasi acara.
“Kegiatan ini juga diisi dengan berbagai aktivitas menarik seperti konvoi vespa, pameran skuter klasik, serta diskusi seputar dunia otomotif dan budaya vespa. Selain sebagai sarana hiburan, kegiatan ini juga menjadi momen edukatif bagi para pemilik vespa untuk lebih memahami sejarah dan perawatan motor kesayangan mereka,” papar Dayat.
Selain mempererat tali persaudaraan, komunitas Vespa Sumenep juga menanamkan nilai sosial dalam setiap kegiatan. Salah satunya mereka menggelar aksi gotong royong di sekitar lokasi acara pertemuan itu digelar. Hal itu sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Tidak ada perbedaan di antara kami. Di jalan, di acara, dan dalam kehidupan sehari-hari, vespa menyatukan kami,” tegasnya.
Bagi pecinta vespa, setiap kegiatan bukan sekadar pertemuan, melainkan momentum untuk terus menjaga solidaritas dan semangat persaudaraan.
“Acara Along-Polong Vespa Sumenep ini telah membuktikan bahwa vespa lebih dari sekadar kendaraan, ia adalah gaya hidup, budaya, dan jembatan yang menghubungkan banyak orang dalam semangat kebersamaan,” pungkasnya. (zul)





