Meski Digratiskan, RPH di Pamekasan Tidak Diminati Masyarakat

News62 views

KABAR MADURA | Sejumlah rumah potong hewan (RPH) di Pamekasan tidak banyak diminati oleh masyarakat. Bahkan, hal itu terjadi pada perayaan hari raya kurban tahun ini. Dari lima RPH yang ada, hanya satu RPH yang aktif melakukan penyembelihan hewan kurban. Padahal, penyembelihan hewan kurban saat Iduladha1445 Hijriah sudah digratiskan atau tidak ditarik retribusi. 

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan Selamet Budiharsono mengatakan, hanya ada lima ekor hewan sapi kurban yang disembelih di RPH Kecamatan Pamekasan. Sementara di empat RPH lainnya, yakni di RPH Pakong,  Palengaan, Banyupelle, dan Waru, sepi peminat. 

“Lima-limanya (hewan) adalah sapi, semuanya dipotong di RPH kota (Pamekasan),” tuturnya, Rabu (19/6/2024). 

Menurut Budi, kurang diminatinya sejumlah RPH itu lantaran sebagian masyarakat ada yang melakukan penyembelihan secara mandiri. Dia mengatakan, hal tersebut merupakan hal yang wajar. Kendati demikian, penyembelihan hewan di setiap RPH di luar hari raya kurban selalu ada, meski tidak menunjukkan grafik yang cukup signifikan. 

“Kalau di luar kurban (Iduladha, red), penarikan retribusi tetap berlaku sesuai perda,” paparnya. 

Sementara itu, anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Ismail mengatakan, instansi terkait harus lebih optimal dalam pengelolaan kelima RPH tersebut. Pasalnya, keberadaan RPH itu berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD). 

Selain memasifkan sosialisasi terkait keberadaan RPH, menurut Ismail, dinas terkait juga perlu melakukan pemeliharaan dan pemenuhan fasilitas di setiap RPH. Sebab, hal itu bisa menarik minat masyarakat untuk melakukan penyembelihan di RPH. 

“Sosialisasi di luar penyembelihan hewan kurban harus dioptimalkan. Kalau yang tidak berbayar saja sepi peminat, bagaimana dengan yang ditarik retribusi. Intinya harus sosialisasi,” terang politisi Partai Demokrat itu. 

Pewarta: Safira Nur Laily 

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *