KABAR MADURA | Blanko ijazah untuk lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan masih belum diambil keseluruhan. Padahal, saat ini sudah memasuki masa akhir tahun pelajaran 2023/2024.
Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Pamekasan Badrus Shomad mengatakan, pengambilan blanko itu dilakukan secara bertahap, sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh pusat. Namun, pihaknya memastikan ketersediaan blanko ijazah tahun ini aman.
“Terkait jumlah aman, sesuai dengan kebutuhan. Tinggal menunggu pengambilan dari masing-masing lembaganya,” tuturnya, Rabu (19/6/2024).
Badrus mengklaim, pengambilan blanko ijazah di instansinya tidak ribet. Proses pengambilan ijazah tidak harus dilakukan oleh kepala madrasah, yakni bisa diwakili pihak lain dengan catatan harus disertai surat kuasa.
Dikatakan, untuk pengambilan blangko ijazah jenjang madrasah aliyah (MA) dan madrasah tsanawiyah (MTs) sudah selesai diambil semua. Sementara untuk tingkat raudhatul athfal (RA) dan madrasah ibtidaiyah (MI) masih belum didistribusikan semua.
Rinciannya, untuk tingkat RA 6.702 blanko ijazah, MI 4.103, MTs 7.987 dan MA 5.889 ijazah. Badrus mengungkapkan, meski tidak ada sanksi atas keterlambatan pengambilan blanko, pihaknya tetap mendorong setiap lembaga untuk melakukan pengambilan sesuai dengan batas akhir pengambilan.
“Kalau tidak segera diambil, ya kami koordinasikan dengan pihak lembaganya. Kalau yang RA dan MI masih proses pendistribusian,” tukasnya.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





