KABAR MADURA | Di bawah kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Sumenep diminta terus gencar menyosialisasikan program universal health coverage (UHC) untuk 1,2 juta warga Sumenep.
UHC merupakan program kesehatan gratis dari pemerintah untuk seluruh masyarakat, khususnya warga yang kurang mampu. Cukup dengan KTP sudah bisa berobat ke rumah sakit terdekat dengan gratis.
“Saya minta tenaga kesehatan maupun berbagai pihak terus gencar sosialisasikan program UHC ke masyarakat. Mulai dari prosedurnya,” kata dia.
Politisi PDI Perjuangan ini menuturkan, gencarnya sosialisasi itu harus dilakukan karena beberapa hal, yang salah satunya karena masih ada masyarakat yang belum mengetahui program kesehatan gratis tersebut.
“Program ini siapapun boleh menikmatinya. Tujuannya, pelayanan kesehatan gratis merata. Semoga warga Sumenep sehat semua,” ucap Cak Fauzi.
Dalam menjalankan UHC, diharapkan tanpa adanya hambatan yang berarti, supaya tujuan ini bisa tercapai dengan baik.
Program UHC sudah diluncurkan Pemkab Sumenep sejak Oktober 2022 atau bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Sumenep di area Taman Adipura setempat. Peluncuran program tersebut sebagai upaya meningkatkan kesehatan bagi semua warga Sumenep.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, program UHC per Mei 2024 mencapai 99,13 persen dengan jumlah pengguna sebanyak 1.129.015 orang. (ara/waw)
REALISASI UHC DI SUMENEP
- Diluncurkan sejak Oktober 2022
- Mengaver 1,2 juta warga Sumenep
- Berobat ke rumah sakit cukup pakai KTP
- Sudah 1.129.015 pengguna, atau 99,13 persen penduduk (per Mei 2024)
- Bupati Fauzi ingin sosialisasi terus digencarkan





