Optimalkan Program MBG, Sampang Ditargetkan Miliki 91 SPPG

Berita80 views

KABAR MADURA | Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Sampang menilai Kabupaten Sampang membutuhkan sedikitnya 91 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Kebutuhan itu dinilai penting guna mengoptimalkan pelaksanaan program MBG sekaligus dalam rangka menekan angka stunting.

Sekretaris Satgas MBG Sampang Sudarmanto menjelaskan, kebutuhan puluhan SPPG itu dihitung berdasarkan jumlah sasaran penerima manfaat, luas wilayah, serta keterjangkauan distribusi makanan bergizi bagi anak-anak dan kelompok rentan.

“Untuk menjangkau seluruh sasaran dan mendukung penurunan angka stunting, Kabupaten Sampang idealnya membutuhkan sekitar 91 dapur SPPG,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Sudarmanto menambahkan, keberadaan SPPG memiliki peran yang sangat krusial dalam menjamin ketersediaan makanan bergizi yang memenuhi standar gizi, higienitas, serta ketepatan waktu distribusi. Tanpa dukungan dapur yang memadai, pelaksanaan program MBG dinilai belum dapat berjalan secara maksimal.

Baca Juga:  1.109 Petugas Lolos Seleksi Sensus Ekonomi 2026

Menurutnya, hingga saat ini jumlah SPPG yang tersedia di Kabupaten Sampang masih terbatas. Dari kebutuhan ideal 91 dapur, baru 71 dapur SPPG yang telah beroperasi. Kondisi itu menjadi salah satu tantangan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di daerah.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Meski demikian, Satgas MBG Sampang terus mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta pihak swasta guna mempercepat pembangunan SPPG. Selain itu, keterlibatan masyarakat lokal juga dinilai penting agar program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Sekda Bangkalan Tekankan Kemandirian Desa, BUMDes Diminta Tangkap Peluang MBG

“Saat ini sudah ada 71 dapur SPPG yang sudah beroperasi di Sampang, kami targetkan pada tahun 2026 ada 91 dapur untuk memenuhi kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Dia juga menegaskan, program MBG merupakan salah satu intervensi strategis pemerintah dalam menekan prevalensi stunting, khususnya melalui pemenuhan asupan gizi anak sejak dini.

Dengan terpenuhinya kebutuhan SPPG, Sudarmanto berharap, pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sampang dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka stunting. (yan/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *