PAD GOR Nyalaran Pamekasan Seret, Baru Capai 34 Persen dari Target

Olahraga, Berita89 views

KABAR MADURA | Pendapatan asli daerah (PAD) dari GOR Nyalaran Pamekasan tahun ini masih jauh dari target. Hingga akhir Agustus, realisasinya baru mencapai Rp4,1 juta atau 34,17 persen dari target Rp12 juta.

Bendahara Penerimaan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Maryatul Kiptiyah menjelaskan, rendahnya capaian itu dipicu minimnya peminat. Fasilitas yang rusak, terutama di bagian lantai, membuat masyarakat enggan menyewa meskipun tarif retribusi relatif murah.

“Sekarang sudah jarang ada yang mau sewa. Kalau pun ada, biasanya anak-anak sekolah untuk latihan karena biayanya murah,” jelasnya, Kamis (28/8/2025).

Tarif sewa GOR Nyalaran sendiri dipatok Rp50 ribu pada siang hari dan Rp75 ribu di malam hari. Untuk kegiatan berskala event, biayanya Rp150 ribu di siang hari dan Rp200 ribu pada malam hari. Sayangnya, kata Mar, tahun ini tidak ada alokasi anggaran rehabilitasi untuk memperbaiki fasilitas yang rusak.

Baca Juga:  Panpel Madura United Minta Maaf atas Pelemparan Bus Borneo FC di Pamekasan

Kondisi berbeda terlihat pada fasilitas olahraga lain. Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan (SGMRP), Lapangan Tenis Arek Lancor, dan GOR Teja, justru sudah berhasil mencatatkan PAD di atas 50 persen. Hingga saat ini, PAD Lapangan Tenis Arek Lancor tercatat Rp8,7 juta dari target Rp12 juta, GOR Teja Rp10,15 juta dari target Rp17 juta, dan SGMRP Rp149,67 juta dari target Rp250 juta.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Bahkan, SGMRP diproyeksikan mampu melampaui target. Stadion itu kini menjadi kandang resmi Madura United dalam kompetisi Super League 2025/2026. Setiap pertandingan liga, retribusi yang dipatok mencapai Rp30 juta hingga Rp35 juta.

Baca Juga:  Jadwal Padat Hantui Madura United Jelang Tandang ke Semen Padang

“Memang ada penurunan dibanding tahun sebelumnya, yang bisa mencapai Rp60 juta hingga Rp65 juta per laga. Tapi tetap, kontribusi dari SGMRP masih sangat besar bagi PAD,” pungkasnya. (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *