Pemdes Karang Penang Onjur Sampang Dituding Gelapkan Bantuan Pangan, Pj Kades: Tidak Benar!

News118 views

KABAR MADURA | Sejumlah warga Desa Karang Penang Onjur, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang menuding pemerintah desa (Pemdes) setempat telah menggelapkan bantuan pangan berupa beras Bulog dengan takaran 10 kilogram per keluarga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kabar Madura, dari total 854 keluarga penerima manfaat (KPM), sebagian warga mengaku hingga kini belum pernah menerima bantuan tersebut.

Salah seorang warga berinisial H mengungkapkan kekecewaannya karena namanya tercatat sebagai penerima, namun tidak pernah mendapatkan bantuan.

“Dari data Bulog, saya harusnya dapat. Tapi ketika bantuan beras dibagikan, saya belum menerima hingga sekarang,” katanya, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga:  Tera' Ta' A-dhemar

H menilai kondisi itu sangat merugikan masyarakat kecil. Pihaknya pun mendesak agar pemerintah daerah segera turun tangan.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Kami berharap kepada bapak bupati dan dinas terkait agar memberikan perhatian khusus terhadap persoalan ini dikarenakan sudah menyangkut hak masyarakat miskin,” harapnya.

Menanggapi tudingan tersebut, Penjabat (Pj) Kepala Desa Karang Penang Onjur Yasid Bustomi menegaskan bahwa informasi adanya penggelapan bantuan pangan tidak benar.

Menurutnya, penyaluran beras telah dilakukan sesuai dengan data resmi dari Bulog.

Baca Juga:  Stok Pangan Aman, Bulog Madura Perkuat Distribusi Beras dan Minyak Goreng

“Surat undangan sudah kami distribusikan melalui kepala dusun sesuai dengan nama yang terdaftar dari Bulog,” ujarnya.

Yasid menambahkan, bagi penerima yang telah meninggal dunia, bantuan tetap dialihkan kepada penerima pengganti sesuai ketentuan.

“Tidak benar kalau dikatakan kita melakukan penggelapan, karena bantuan pangan sudah kami distribusikan semua sesuai nama penerima,” pungkasnya. (yan/din)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *