KABAR MADURA |Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memproyeksikan bantuan pupuk nonsubsidi di 2025 untuk tanaman tembakau. Sebanyak 200 kelompok tani (poktan) yang diproyeksikan untuk mendapatkannya.
Kepala Bidang (Kabid) Produksi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan Andi Ali Syahbana mengatakan, 200 poktan itu berasal dari perwakilan setiap kecamatan, tetapi jumlah di setiap kecamatan belum ditentukan.
Saat ini, dalam proses verifikasi atas usulan masing-masing kecamatan. Sudah sekitar 50 sampai 70 poktan yang terverifikasi bisa tercakup bantuan tersebut
“Jadi kami melihat potensi dulu, kan semua penyuluh ini mengusulkan, cuma kami kan tetap melakukan verifikasi dan validasi poktan mana yang pantas. Tapi yang jelas di 13 kecamatan akan mendapatkan pupuk nonsubsidi itu,” paparnya, Senin (8/4/2025).
Anggaran bantuan pupuk tersebut berasal dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Totalnya senilai Rp2,3 miliar. Jumlah pupuk yang akan dibeli sebanyak 214 kilogram. Mekanisme pengadaannya melalui e-katalog dengan jenis pupuk NPK.
“Poktan yang akan menerima sudah memiliki legalitas yang jelas, kemudian kami akan menilai jumlah tanam di masing-masing kelompok, dan kami juga akan melihat kadar tanah dari luas tanah yang dimiliki anggota poktan,” imbuhnya. (rul/waw)





