KABAR MADURA–Program penataan bangunan dan lingkungan (PBL) tahun 2025 di Pamekasan fokus pada pembangunan infrastruktur pavingisasi. Saat ini sudah direncanakan titik yang akan menjadi lokasi pembangunan.
Fungsional Penata Kelola Bangunan Gedung dan Kawasan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pamekasan (DPRKP) Pamekasan A. Musthofa Anshory menyampaikan, terdapat 600 titik yang diproyeksikan. Setiap titik dianggarkan antara Rp100 juta sampai Rp200 juta. Karena anggarannya di bawah Rp200 juta, mekanisme proyeknya menggunakan pihak ketiga melalui penunjukan langsung (PL).
“Estimasinya pelaksanaannya di bulan Juni 2025,” paparnya, Senin (8/4/2025).
Syarat lokasi pavingisasi harus masuk kawasan strategis, kondisi jalannya layak ditempati program tersebut, dan kepemilikan asetnya jelas.
“Jadi nanti pada proses perencanaan ini kan survei ke lapangan, sebab sumber anggarannya berasal dari APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) 2025,” imbuhnya.
Terdapat 7 kategori kawasan strategis, di antaranya agropolitan, minapolitan, bagirasa, dan lainnya.
Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Fausi menyampaikan, program yang sudah mendapatkan alokasi dari APBD seharusnya segera direalisasikan karena menyangkut kepentingan publik dan supaya tidak menumpuk di akhir tahun.
“Kami sudah beberapa kali rapat dengan dinas terkait terkait dengan berbagai program, tetapi alasannya klasik masih dalam proses perencanaan dan lainnya, maka kami minta segera untuk dieksekusi,” imbuhnya. (rul/waw)





