KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bakal menambah ruang bermain anak. Hal itu dilakukan untuk mendukung dan memudahkan anak menjangkau tempat bermain yang ramah anak. Lokasinya di Taman Tajamar Desa Kolor Kecamatan Kota Sumenep.
Anggaran yang dibutuhkan berkisar Rp100 juta. Dana itu digunakan untuk pengadaan aneka jenis permainan anak serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung lainnya. Rencananya akan disediakan pula tempat parkir selain fasilitas bermain anak sesuai standar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Rencana tempat bermain itu di antaranya ada ayunan, mangkok putar, jungkat jungkit, egrang, bakiak, dakon, egrang batok kelapa, engklek, hingga tangga kerucut dan lainnya.
Untuk keperluan edukasi, semua permainannya bakal dilengkapi dengan nama, termasuk pohon penghijauan yang ada di sekitarnya juga akan dilengkapi tulisan sehingga bisa menjadi bahan informasi untuk anak tentang jenis-jenis pohon penghijauan.
“Ya ini akan diupayakan pada tahun ini, semoga anggaran didapatkan dari PAK APBD 2024 ini,” kata Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep Hasinuddin Firdaus, Rabu (24/7/2024).
Sebelumnya, yang ada tempat bermain anak yakni di Taman Adipura atau yang disebut Taman Bunga, Taman Kejora dan di Taman Pandian. Fasilitas di taman tersebut juga sangat beragam. Mulai dari permainan anak, gazebo tempat menunggu orang tua dan lainnya yang cukup luas untuk menambah kesan sejuk.
Menurutnya, bakal ditambahkannya ketersediaan arena bermain anak di ruang terbuka hijau (RTH) menjadi salah satu prioritasnya. Sebab RTH memang ditujukan sebagai sarana rekreasi yang murah dan nyaman bagi masyarakat.
“Ke depannya nanti setiap RTH aktif akan ada arena bermainnya termasuk di Taman Tajamara yang sedang diupayakan saat ini,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Dulsiam mengatakan, tempat anak bermain itu bagus. Tetapi, yang paling penting, setiap tempat bermain anak perlu ada petugas khusus untuk mengawasi anak bermain. Hal itu, untuk memastikan keamanan pada anak.
“Setidaknya, ada 3-5 orang pengawasan pada tempat bermain anak,” paparnya.
Pewarta: Imam Mahdi
Redaktur: Wawan A. Husna





