Pendatang Baru Sensasional, DRT Malindos Sabet Juara II Karapan Sapi Golongan Atas di Bangkalan

Pariwisata, Berita236 views

KABAR MADURA | Nama DRT Malindos kembali menggetarkan arena karapan sapi Madura. Setelah sebelumnya mencatat sejarah dengan merebut juara II golongan bawah pada ajang karapan sapi Piala Bupati Sumenep 2025, pasangan sapi pacuan milik Safwan Wahyudi alias Haji Udik kini sukses naik kelas dengan meraih juara II golongan atas di Bangkalan, Minggu (21/9).

Prestasi ini sekaligus memastikan langkah DRT Malindos menuju pentas bergengsi karapan sapi Piala Presiden 2025, ajang yang menjadi dambaan para pemilik sapi pacuan se-Madura. 

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas capaian ini. Dari bawah kini naik ke golongan atas, artinya DRT Malindos menunjukkan progres luar biasa. Prestasi ini bukan sekadar milik tim, tapi kebanggaan masyarakat Sumenep,” ujar Haji Udik seusai menerima penghargaan. 

Baca Juga:  Filosofi Carok sebagai Indigenous Theory Modern untuk Meningkatkan Performance Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Madura

DRT Malindos yang juga dikenal dengan nama DRT Speed, awalnya dianggap hanya kuda hitam di lintasan. Namun, performa stabil, kecepatan konsisten, dan kekompakan luar biasa membuat pasangan sapi ini mampu menyalip ekspektasi banyak pihak.

“Bagi kami, DRT Malindos bukan hanya hewan pacuan. Mereka bagian dari keluarga, simbol perjuangan, dan identitas Madura. Kemenangan ini adalah bukti bahwa kerja keras, perawatan intensif, hingga ramuan tradisional yang kami berikan, semuanya terbayar,” tegas Haji Udik. 

Lebih dari sekadar lomba, karapan sapi diyakini tetap menjadi pemersatu dan perekat persaudaraan masyarakat Madura. Ribuan penonton yang memadati arena tidak hanya menyaksikan adu kecepatan, tapi juga merasakan haru dan bangga ketika pasangan sapi kesayangan mereka melesat di lintasan. 

Baca Juga:  Angkat Penelitian Efektivitas Pakan Sapi Sonok, Dosen UNIBA Madura Ahmad Syaqi Raih Hibah BIMA 2026

“Persiapan menuju Piala Presiden akan kami maksimalkan. Dukungan masyarakat Madura adalah energi kami. Kemenangan ini bukan hanya untuk tim, tapi untuk mengibarkan kebanggaan budaya Madura di panggung nasional,” pungkas Haji Udik. (ara/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *