KABAR MADURA | Anggaran biaya pengamanan Pilkada Sumenep 2024 senilai Rp10 miliar mulai dicairkan. Dana itu untuk pengamanan dari Kodim 0827 senilai Rp2 miliar, dan sisanya Rp8 miliar untuk pengamanan dari Polres Sumenep.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep Achmad Zulkarnaen mengatakan, atas cairnya dana pengamanan tersebut, maka para petugas diharapkan menyiapkan personelnya untuk melakukan pengamanan.
“Dana hibah itu diharapkan dipergunakan sebagaimana mestinya,” katanya, Selasa (30/7/2024).
Penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) antara antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dengan Polres Sumenep dan Kodim 0827 sudah dilaksanakan sejak 3 Maret 2024 lalu. Namun, karena belum ada pengajuan dana, sehingga tidak kunjung dicairkan. Pencairan itu dilakukan pada akhir Juli 2024 ini.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumenep Titik Suryati melalui Kabid Anggaran Ferdiansyah membenarkan bahwa dana pengamanan pilkada baru dicairkan dan sudah dapat dipergunakan sesuai kebutuhan pengamanan.
Dandim 0827 Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi menyatakan, keamanan pilkada 2024 sudah disiapkan. Bahkan setiap tahapan sudah dilakukan pengamanan apalagi nantinya pada saat pemungutan suara.
Hal senada disampaikan Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti Setyoningtyas, bahkan, personel yang disiapkan saat ini sekitar 500 orang. Semunya, akan menyebar di masing-masing kecamatan dan desa. Polres Sumenep akan bekerja sama dengan para tokoh masyarakat untuk menciptakan pilkada yang damai tanpa ada perselisihan.
“Untuk pemetaan wilayah masing masing bisa dikoordinir oleh kapolsek masing-masing kecamatan,” ujarnya.
Pewarta: Imam Mahdi
Redaktur: Wawan A. Husna





