KABAR MADURA | Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sampang masih mengandalkan job fair dan program pelatihan keterampilan untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal.
Tahun ini, job fair rencananya akan menggandeng 18 perusahaan yang sedang membuka lowongan.
“Melalui job fair ini, kita berupaya mempertemukan para pencari kerja dengan sejumlah perusahaan atau badan usaha yang sedang membuka lowongan kerja,” kata Kabid Pelatihan dan Hubungan Industrial Disnaker Sampang Ervien Budi Jatmiko, Rabu (20/8/2025).
Selain itu, kata Budi, Disnaker Sampang rutin menggelar pelatihan untuk meningkatkan keterampilan SDM. Namun, penyerapan tenaga kerja lokal masih terbentur keterbatasan industri dan kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha.
“Dilihat dari tingkat pengangguran terbuka (TPT), Kabupaten Sampang setiap tahun ada penurunan. Data terakhir TPT, 2,5 persen dengan jumlah angka pengangguran sebanyak 14.191 orang,” jelasnya.
Sementara itu, Agus (24), pencari kerja asal Sampang menilai, upaya tersebut belum cukup. Dia pun meminta Disnaker Sampang juga menyiapkan informasi lowongan kerja secara berkala dan memfasilitasi pencari kerja.
“Jangan hanya sebatas job fair satu tahun sekali, dan meminta perusahaan atau badan usaha memprioritaskan warga sekitar,” pintanya. (sub/din)





