Penyerapan Tenaga Kerja, Pemkab Sampang Andalkan Dua Program Minim Dampak

KABAR MADURA | Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sampang masih mengandalkan job fair dan program pelatihan keterampilan untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal.

Tahun ini, job fair rencananya akan menggandeng 18 perusahaan yang sedang membuka lowongan.

“Melalui job fair ini, kita berupaya mempertemukan para pencari kerja dengan sejumlah perusahaan atau badan usaha yang sedang membuka lowongan kerja,” kata Kabid Pelatihan dan Hubungan Industrial Disnaker Sampang Ervien Budi Jatmiko, Rabu (20/8/2025).

Selain itu, kata Budi, Disnaker Sampang rutin menggelar pelatihan untuk meningkatkan keterampilan SDM. Namun, penyerapan tenaga kerja lokal masih terbentur keterbatasan industri dan kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha.

Baca Juga:  Perempuan tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Bangkalan, Diduga Dibunuh Pria Bertopeng

“Dilihat dari tingkat pengangguran terbuka (TPT), Kabupaten Sampang setiap tahun ada penurunan. Data terakhir TPT, 2,5 persen dengan jumlah angka pengangguran sebanyak 14.191 orang,” jelasnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Sementara itu, Agus (24), pencari kerja asal Sampang menilai, upaya tersebut belum cukup. Dia pun meminta Disnaker Sampang juga menyiapkan informasi lowongan kerja secara berkala dan memfasilitasi pencari kerja.

“Jangan hanya sebatas job fair satu tahun sekali, dan meminta perusahaan atau badan usaha memprioritaskan warga sekitar,” pintanya. (sub/din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *