KABAR MADURA | Peserta Ramadan Camp Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) telah berhasil membuat cerita bergambar.
Selama 19 hari, dari 5 hingga 23 Maret 2025, Kelas Junior yang terdiri dari 20 peserta dari jenjang Sekolah Dasar, yang berasal dari seluruh Madura, mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusiasme.
Meskipun hal tersebut merupakan pengalaman pertama bagi peserta dalam membuat cerita bergambar, mereka berhasil menunjukkan kreativitas luar biasa dalam menggabungkan literasi dan multimedia.
Program tersebut memberikan peserta kesempatan untuk mengembangkan kreativitas mereka dengan membuat cerita bergambar, yang tidak hanya melibatkan keterampilan menulis, tetapi juga keterampilan dalam mengolah media visual.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi peserta serta memperkenalkan mereka pada dunia multimedia, yang kini semakin penting di era digital,” ujar Dr. KH. Achmad Muhlis selaku Direktur Utama IBS PKMKK.
Dijelaskqn, IBS PKMKK memiliki layanan one student, one laptop yang mendukung peserta untuk memanfaatkan teknologi dalam proses pembuatan cerita bergambar, memastikan mereka mendapatkan akses yang optimal dalam menggunakan perangkat untuk menyelesaikan tugas mereka.
Kegiatan Ramadan Camp merupakan kegiatan ketiga di IBS PKMKK untuk mengisi bulan Ramadhan dengan lebih bermakna. Sebanyak 30 peserta dari berbagai tingkat pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, diundang untuk mengikuti kegiatan ini.
Mereka terbagi dalam berbagai kelas yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan peserta. Kelas-kelas yang disediakan meliputi Kelas Tahfidz, Kelas Kitab Kuning, Kelas Multimedia, Kelas Literasi, Kelas Matrikulasi, Kelas Senior, dan Kelas Junior.
Dengan berbagai pilihan kelas, peserta Ramadhan Camp dapat memilih kelas yang sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka, sehingga kegiatan ini menjadi lebih relevan dan bermanfaat.
Cerita bergambar ini adalah hasil kreativitas dari Kelas Junior yang didampingi oleh tutor sebaya, berkolaborasi untuk menciptakan cerita-cerita menarik berdasarkan ide, gagasan, atau pengalaman dari setiap peserta. Meskipun baru pertama kali membuat cerita bergambar, peserta menunjukkan semangat dan antusiasme yang luar biasa dalam menggabungkan ide mereka dengan keterampilan multimedia.
“Saya senang bisa membuat cerita bergambar dengan judul ‘Nakal Menjadi Sukses’. Saya didampingi Kak Iin. Cerita ini adalah pengalaman dan harapan agar anak-anak yang nakal bisa bertaubat dan sukses di masa depan,” ungkap Alaika Dzaanil Matien, siswa kelas 6 SDIT Al Ghazali Pamekasan.
“Alhamdulillah, peserta Kelas Junior bisa menciptakan cerita yang inspiratif dengan memanfaatkan multimedia yang ada di IBS PKMKK. Hasil karya peserta akan dipamerkan kepada masyarakat sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah mereka tunjukkan selama kegiatan Ramadhan Camp,” ungkap Dr. KH. Achmad Muhlis.
Dengan memadukan elemen literasi dan teknologi, Ramadan Camp ini diharapkan dapat memperkaya pengetahuan dan keterampilan peserta, serta menumbuhkan minat mereka dalam dunia seni dan teknologi yang semakin berkembang pesat. (rul/zul)





