KABAR MADURA | Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang UMK Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2026 dan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026.
Penetapan UMK 2026 dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025, rekomendasi bupati dan wali kota, serta hasil pembahasan Dewan Pengupahan di masing-masing daerah. Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Timur 2026 dengan tetap menjaga keseimbangan antara perlindungan hak pekerja dan keberlangsungan dunia usaha.
Di Pulau Madura, Kabupaten Sumenep tercatat sebagai daerah dengan UMK tertinggi. Pada 2026, UMK Sumenep ditetapkan sebesar Rp2.553.688, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka Rp2.406.551.
Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Bangkalan dengan UMK 2026 sebesar Rp2.550.274. Angka itu naik Rp152.724 dibandingkan UMK 2025 yang tercatat Rp2.397.550.
Sementara itu, Kabupaten Pamekasan berada di urutan ketiga tertinggi di Madura. UMK Kota Gerbang Salam pada 2026 ditetapkan sebesar Rp2.528.004, naik dari Rp2.376.614 pada tahun sebelumnya.
Adapun UMK terendah di Madura masih ditempati Kabupaten Sampang. Pada 2026, UMK Kota Bahari itu ditetapkan sebesar Rp2.484.443, meningkat dari Rp2.335.661 pada 2025. Secara regional, Sampang juga tercatat sebagai daerah dengan UMK terendah kedua di Jawa Timur.
Berikut rincian UMK Jawa Timur 2026 dari yang terendah hingga tertinggi:
- Kabupaten Situbondo – Rp2.483.962
- Kabupaten Sampang – Rp2.484.443
- Kabupaten Bondowoso – Rp2.496.886
- Kabupaten Pacitan – Rp2.514.892
- Kabupaten Pamekasan – Rp2.528.004
- Kabupaten Trenggalek – Rp2.530.313
- Kabupaten Ponorogo – Rp2.549.876
- Kabupaten Bangkalan – Rp2.550.274
- Kabupaten Madiun – Rp2.553.221
- Kabupaten Sumenep – Rp2.553.688
- Kabupaten Magetan – Rp2.553.866
- Kabupaten Ngawi – Rp2.556.815
- Kabupaten Nganjuk – Rp2.564.627
- Kabupaten Blitar – Rp2.567.744
- Kabupaten Lumajang – Rp2.578.320
- Kota Madiun – Rp2.588.794
- Kabupaten Tulungagung – Rp2.628.190
- Kota Blitar – Rp2.639.518
- Kabupaten Kediri – Rp2.651.603
- Kabupaten Bojonegoro – Rp2.685.983
- Kota Kediri – Rp2.742.806
- Kabupaten Banyuwangi – Rp2.989.145
- Kabupaten Jember – Rp3.012.197
- Kota Probolinggo – Rp3.045.172
- Kabupaten Probolinggo – Rp3.164.526
- Kabupaten Lamongan – Rp3.196.328
- Kota Mojokerto – Rp3.208.556
- Kabupaten Tuban – Rp3.229.092
- Kabupaten Jombang – Rp3.320.770
- Kota Pasuruan – Rp3.555.301
- Kota Batu – Rp3.562.484
- Kota Malang – Rp3.736.101
- Kabupaten Malang – Rp3.802.862
- Kabupaten Mojokerto – Rp5.176.101
- Kabupaten Pasuruan – Rp5.187.681
- Kabupaten Sidoarjo – Rp5.191.541
- Kabupaten Gresik – Rp5.195.401
- Kota Surabaya – Rp5.288.796
(nur)





