Rincian UMK Jawa Timur 2026: Sumenep Tertinggi di Madura, Sampang Terendah Kedua se-Jatim

News361 views

KABAR MADURA | Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang UMK Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2026 dan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026.

Penetapan UMK 2026 dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025, rekomendasi bupati dan wali kota, serta hasil pembahasan Dewan Pengupahan di masing-masing daerah. Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Timur 2026 dengan tetap menjaga keseimbangan antara perlindungan hak pekerja dan keberlangsungan dunia usaha.

Di Pulau Madura, Kabupaten Sumenep tercatat sebagai daerah dengan UMK tertinggi. Pada 2026, UMK Sumenep ditetapkan sebesar Rp2.553.688, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka Rp2.406.551.

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Bangkalan dengan UMK 2026 sebesar Rp2.550.274. Angka itu naik Rp152.724 dibandingkan UMK 2025 yang tercatat Rp2.397.550.

Sementara itu, Kabupaten Pamekasan berada di urutan ketiga tertinggi di Madura. UMK Kota Gerbang Salam pada 2026 ditetapkan sebesar Rp2.528.004, naik dari Rp2.376.614 pada tahun sebelumnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Adapun UMK terendah di Madura masih ditempati Kabupaten Sampang. Pada 2026, UMK Kota Bahari itu ditetapkan sebesar Rp2.484.443, meningkat dari Rp2.335.661 pada 2025. Secara regional, Sampang juga tercatat sebagai daerah dengan UMK terendah kedua di Jawa Timur.

Berikut rincian UMK Jawa Timur 2026 dari yang terendah hingga tertinggi:

  1. Kabupaten Situbondo – Rp2.483.962
  2. Kabupaten Sampang – Rp2.484.443
  3. Kabupaten Bondowoso – Rp2.496.886
  4. Kabupaten Pacitan – Rp2.514.892
  5. Kabupaten Pamekasan – Rp2.528.004
  6. Kabupaten Trenggalek – Rp2.530.313
  7. Kabupaten Ponorogo – Rp2.549.876
  8. Kabupaten Bangkalan – Rp2.550.274
  9. Kabupaten Madiun – Rp2.553.221
  10. Kabupaten Sumenep – Rp2.553.688
  11. Kabupaten Magetan – Rp2.553.866
  12. Kabupaten Ngawi – Rp2.556.815
  13. Kabupaten Nganjuk – Rp2.564.627
  14. Kabupaten Blitar – Rp2.567.744
  15. Kabupaten Lumajang – Rp2.578.320
  16. Kota Madiun – Rp2.588.794
  17. Kabupaten Tulungagung – Rp2.628.190
  18. Kota Blitar – Rp2.639.518
  19. Kabupaten Kediri – Rp2.651.603
  20. Kabupaten Bojonegoro – Rp2.685.983
  21. Kota Kediri – Rp2.742.806
  22. Kabupaten Banyuwangi – Rp2.989.145
  23. Kabupaten Jember – Rp3.012.197
  24. Kota Probolinggo – Rp3.045.172
  25. Kabupaten Probolinggo – Rp3.164.526
  26. Kabupaten Lamongan – Rp3.196.328
  27. Kota Mojokerto – Rp3.208.556
  28. Kabupaten Tuban – Rp3.229.092
  29. Kabupaten Jombang – Rp3.320.770
  30. Kota Pasuruan – Rp3.555.301
  31. Kota Batu – Rp3.562.484
  32. Kota Malang – Rp3.736.101
  33. Kabupaten Malang – Rp3.802.862
  34. Kabupaten Mojokerto – Rp5.176.101
  35. Kabupaten Pasuruan – Rp5.187.681
  36. Kabupaten Sidoarjo – Rp5.191.541
  37. Kabupaten Gresik – Rp5.195.401
  38. Kota Surabaya – Rp5.288.796

(nur)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *