KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mengalokasikan anggaran sebesar Rp280 juta untuk kegiatan latihan dan perlengkapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Bakesbangpol Sampang Denny Edi Setiawan menyebut, anggaran tersebut tergolong minim jika dibandingkan dengan kabupaten lain di wilayah Madura.
“Kita hanya mengikuti kemampuan anggaran pemerintah daerah, cukup gak cukup harus bisa,” katanya, Rabu (6/7/2025).
Denny menjelaskan, dari 150 siswa yang mendaftar, sebanyak 50 siswa dinyatakan lolos seleksi Paskibraka tahun ini. Mereka terdiri dari 34 siswa putra dan 16 siswa putri dari berbagai SMA/SMK sederajat di Sampang.
“Latihan dimulai dari tanggal 4 bulan ini dan terakhir penutupan nanti tanggal 18,” paparnya.
Lebih lanjut, Denny mengungkapkan bahwa terbatasnya anggaran, pelaksanaan karantina bagi peserta belum dilakukan sejak awal latihan. Rencana karantina baru akan dimulai pada 9 Agustus 2025 mendatang.
“Latihan dimulai dari pagi sampai jam 4 sore. Karena anggaran tidak cukup, karantina akan dimulai pada tanggal 9, untuk sementara ini anak-anak pulang ke rumah masing-masing. Ada juga yang numpang di rumah familinya,” ujarnya.
Denny menambahkan, dua siswa dari Sampang berhasil lolos seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur. Mereka adalah siswa dari SMAN 3 Sampang dan SMAN 1 Ketapang.
“Kita gugur dalam seleksi pusat karena kalah persaingan,” pungkasnya.





