RSUD Smart Pamekasan Terapkan Metode DSA, Penanganan Stroke Lebih Akurat

Kesehatan, Berita61 views

KABAR MADURA | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan mengenalkan layanan diagnostik, pencegahan, dan penanganan stroke dengan metode terbaru.

Kini layanan pengobatan penyakit stroke di rumah sakit plat merah itu menggunakan metode Digital Subtraction Angiography (DSA).

Dokter Spesialis Bedah Saraf RSUD Smart Pamekasan dr. Januardi Rifian mengatakan, melalui metode DSA, penyebab stroke dapat ditemukan dengan lebih jelas. Hal ini berbeda dengan metode sebelumnya, yakni trombolisis, yang tidak mampu melihat letak kebuntuannya secara spesifik.

“Kalau trombolisis, obat dimasukkan melalui selang infus untuk mengencerkan plak yang menyumbat. Tapi tidak spesifik di mana letaknya. Jadi seluruh tubuh menerima obat pengencer plak itu,” ungkap dr. Januar, Jumat (18/7/2025).

Baca Juga:  Libur Lebaran, Layanan RSUD Smart Pamekasan Dipastikan Tetap Buka 

Sementara pada metode DSA, lanjut dr. Januar, teknik pengobatan yang dilakukan bersifat lebih spesifik. Metode ini berbeda dengan operasi. Prosedurnya dilakukan dengan memasukkan selang infus melalui selangkangan atau siku yang diarahkan ke otak untuk mengetahui penyebab aliran darah yang tersumbat.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Dari situ langsung dilakukan tindakan dengan metode trombektomi, yaitu pengambilan plak penyebab sumbatan aliran darah,” jelasnya.

dr. Januar menjelaskan, stroke disebabkan oleh gaya hidup dan pola hidup yang tidak sehat. Menurutnya, terdapat beberapa penyakit dasar yang menjadi pemicu stroke, di antaranya diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, dan kebiasaan merokok.

Baca Juga:  Sidak RSUD Smart, Bupati Pamekasan Tekankan Evaluasi dan Pelayanan Humanis

“Penyakit dasar inilah yang kemudian menyebabkan stroke. Oleh karena itu, yang perlu dilakukan adalah menjaga pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat. Semoga layanan ini bisa segera ditanggung BPJS agar dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas,” tutupnya. (nu/mam)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *