KABAR MADURA | Sepak bola Sumenep sedang mengalami krisis keuangan, sehingga terancam tidak bisa ikut serta ajang Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 yang akan berlangsung pada Mei mendatang.
Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Sumenep Febmi Noerdiansyah secara gamblang menyatakan bahwa sepak bola Sumenep kemungkinan akan absen dalam babak kualifikasi atau pra porprov lantaran minimnya dukungan dana.
“Kemungkinan besar kami tidak akan ikut karena keterbatasan anggaran,” ujarnya kepada, Rabu (16/4/2025).
Febmi belum bisa memberikan kepastian apakah akan ada tambahan dukungan dana untuk bisa ikut gelaran pra porprov. Saat ini, Askab PSSI Sumenep hanya pasrah menggantungkan harapan pada hasil koordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumenep.
“Jika memang dana tidak memadai, kami tidak akan memaksakan diri untuk ikut serta dengan dana mandiri,” tegasnya.
Apabila hal ini terjadi, kata Febmi, maka akan mengubur peluang para pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding di tingkat regional. Menurutnya, ini bukan hanya soal anggaran, akan tetapi soal visi dan keseriusan.
“Kami nanti akan fokus ke laga-laga lokal terlebih dahulu,” tuturnya dengan pasrah. (ara/zul)





