KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan akan segera mendirikan satu posko kebencanaan. Seperti biasa, lokasinya bertempat di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Kesiapsiagaan dan Pengendalian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Zainal Mistuki Arifin mengatakan, nantinya satu posko tersebut menjadi pusat dalam menangani bencana yang terjadi saat musim hujan.
Posko kebencanaan tersebut akan didirikan pada awal bulan. Namun harus tertunda tanpa kepastian waktu yang valid. Penyebabnya, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pamekasan Rusdiyadi meninggal dunia pada Jumat 1 Desember 2023.
“Rencana tanggal 5 Desember 2023 kami adakan apel bersama kesiapsiagaan. Berhubung kami dalam keadaan berkabung, jadi ditunda untuk menghormati Pak Kalaksa (Kalaksa BPBD Pamekasan Rusdiyadi, red). Kemungkinan akan dilaksanakan minggu depan,” terangnya, Senin (4/12/2023).
Selain dari faktor internal instansinya, terdapat beberapa unsur yang akan bertugas di posko kebencanaan tersebut, di antaranya TNI/Polri, satpol PP, tim reaksi cepat (TRC) kabupaten, dan instansi terkait lainnya. Dengan adanya tim gabungan tersebut, proses pengamanan terhadap bencana bisa teratasi dengan cepat.
Sementara, wilayah yang berpotensi mengalami bencana saat musim hujan, di antaranya adalah Kecamatan Pamekasan dan Pademawu yang berpotensi terjadi banjir. Kecamatan Kadur, Waru, Pakong, Pasean dan Batumarmar berpotensi longsor. Kecamatan Palengaan, Proppo, dan Galis berpotensi terjadi angin puting beliung.
“Semuanya (koordinasi pengamanannya) di posko itu, kalau ada apa-apa langsung ditindaklanjuti dari sana,” ungkap Mistuki kepada Kabar Madura.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Wawan A. Husna





