KABAR MADURA | Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), Kamis (9/1/2025). Dalam sidak itu ditemukan sejumlah fasilitas puskesmas yang kurang layak, sehingga harus segera dibenahi.
Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Mulyadi mengatakan, sidak dilakukan di 8 puskesmas, di antaranya Puskesmas Saronggi dan Pragaan. Pihaknya menemukan banyak fasilitas puskesmas yang kurang ideal. Padahal, menurutnya, puskesmas sebagai fasilitas kesehatan (faskes) yang paling dekat dengan masyarakat, hal seperti itu tidak boleh terjadi, sebab sangat berpengaruh pada kualitas pelayanan terhadap masyarakat.
“Karena puskesmas ini merupakan yang paling dekat dengan masyarakat, maka harus terus dievaluasi dan diperbaiki,” ujarnya.
Politisi Partai Demokrat itu menyebut, temuan yang harus segera ditindaklanjuti adalah ruang pasien yang tidak representatif. Selain itu, instalasi pengolahan limbah sampah (IPAL) di beberapa puskesmas yang kurang diperhatikan, bahkan ada yang dibiarkan rusak parah.
“Hal itu merupakan sarana penunjang untuk stabilitas lingkungan di masing-masing puskesmas. Banyak puskesmas yang abai terhadap kebersihan juga, padahal itu urgen untuk diperhatikan oleh masing-masing pengelola puskesmas,” ungkap Mulyadi.
Pihaknya menekan agar pihak terkait segera menindaklanjuti temuan tersebut demi pelayanan kesehatan yang prima terhadap masyarakat.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep drg. Eliya Fardasah menegaskan, pihaknya memang rutin melakukan koordinasi dengan seluruh kepala puskesmas. Bahkan, ada jadwal khusus monitoring untuk melakukan evaluasi di setiap puskesmas.
“Monitoring evaluasi terus dilakukan, kami pasti perbaiki rekomendasi yang disampaikan Komisi IV DPRD Sumenep,” katanya. (ara/zul)





