KABAR MADURA | Target produksi perikanan tangkap tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Dari target 21.064,68 ton menjadi 21.909,40 ton.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan Muhammad Jufri Effendi, Senin (1/1/2024).
Menurut Jufri, target itu dinaikkan karena capaian tahun-tahun sebelumnya selalu melebihi dari target. Namun, pihaknya optimistis target tersebut akan terpenuhi. Ke depan, Diskan akan melakukan penataan perizinan usaha ikan tangkap untuk mengurangi pelanggaran dalam proses penangkapan ikan. Selain itu, juga dilakukan penebaran benih ikan di laut sebagai penambahan stok di rumah ikan dan terumbu karang.
“Untuk tahun 2024 target sudah ditetapkan menggunakam renstra Dinas Perikanan 2024-2026 dengan data dasar produksi 2022 sebesar 20.702,38 ton. Tentu harus ada upaya untuk capai target, salah satunya pemenuhan sarpras alat penangkapan ikan dan pembinaan,” terangnya kepada Kabar Madura.
Jufri juga menuturkan, pihaknya masih belum bisa memaparkan terkait capaian produksi ikan tangkap selama tahun 2023. Sebab, belum dilakukan pendataan. Namun yang pasti, per November sudah mencapai 20.816 ton dari target 21.064,68 ton.
Akan tetapi, dia meyakini target 2023 tersebut akan tercapai, mengingat progres hasil tangkapan ikan cukup naik selama beberapa bulan terakhir.
Dikatakan, sejauh ini produksi non pelabuhan mendominasi capaiannya, sebesar 16.151, 20 ton. Sementara untuk produksi pelabuhan di Branta Pesisir sebanyak 4.664,80 ton. Ribuan ikan itu terdiri dari beberapa jenis ikan. Diantaranya ikan tongkol capaiannya sebesar 2.726,9 ton, ikan kembung mencapai 2.058,9 ton, Ikan layang mencapai 2.006,1 ton, dan Ikan teri mencapai 1.167,4 ton.
“Data yang Desember belum masuk, biasanya pertengahan bulan berikutnya sudah ada. Wilayah non pelabuhan yang menghasilkan ikan diatanyata Desa Tlontoraja, Bandaran, Padelagan, dan Tanjung,” paparnya.
CAPAIAN PRODUKSI IKAN TANGKAP DI PAMEKASAN
Tahun – Target – Capaian
2020: 19.996,51 ton | 22.592,30 ton
2021: 20.296,46 ton | 20.564,80 ton
2022: 20.651,65 ton | 20.702,38 ton
2023: 21.064,68 ton | 20.816 ton (per November 2023)
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman






2 komentar