KABAR MADURA | Sebanyak 115 calon jemaah haji (CJH) di Sampang memilih tidak melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BIPIH) tahap pertama yang ditutup pada 14 maret 2025.
Plt. Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Sampang Sayfuddin mengatakan, terdapat 515 kuota haji yang diberikan kesempatan untuk melunasi BPIH.
Mereka yang tidak memanfaatkan peluang untuk bisa berangkat di 2025 lantaran beberapa faktor, karena uangnya belum mencukupi, meninggal dunia sebelum proses pelunasan, kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk berangkat, serta adanya keinginan menunda keberangkatan agar dapat pergi bersama anggota keluarga di tahun mendatang.
“Selain faktor yang tadi, ada juga yang terkendala istitha’ah yang belum keluar dari dinas kesehatan,” ujarnya.
Sayfuddin mengatakan, pelunasan tahap pertama diperuntukkan bagi jemaah reguler dan lanjut usia yang telah memenuhi syarat keberangkatan. Pelunasan tahap pertama dimulai sejak 1 Februari hingga 14 Maret 2025.
Sementara tahap kedua ditujukan bagi jemaah reguler yang mengalami kegagalan sistem saat pelunasan, jemaah pendamping lansia, jemaah dalam skema penggabungan mahram, pendamping jemaah disabilitas, serta jemaah cadangan. Pelunasannya dimulai 24 Maret hingga 17 April 2025.
“Ada 115 calon jemaah haji yang tidak melunasi tahap pertama sedangkan yang sudah melunasi ada 400 orang,” ulasnya. (km90/sub/waw)





