UIN Madura Gagas Piagam Madura, 63 Makalah ICONIS 2025 Siap Publikasi Internasional

KABAR MADURA | Pamekasan – Sebanyak 63 makalah ilmiah dari peserta The 9th International Conference of Islamic Studies (ICONIS) 2025 siap diterbitkan melalui berbagai kanal publikasi bereputasi, baik nasional maupun internasional. Konferensi yang digelar oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Madura ini mengusung tema besar “Islam, Budaya, dan STEM: Perubahan dan Keberlanjutan di Era Disrupsi”, dengan partisipasi dari 80 pemakalah terpilih yang berasal dari German, Pakistan, Nigeria, Pakistan, Malaysia serta Indonesia.

“Konferensi ini bukan hanya pertemuan ilmiah, tetapi juga momen strategis untuk memperkuat peran perguruan tinggi Islam dalam membangun peradaban berbasis nilai-nilai keislaman, kebudayaan lokal, dan kemajuan sains. Rekomendasi Piagam Madura adalah wujud komitmen kami untuk menyatukan langkah dalam perubahan dan keberlanjutan di era disrupsi,” ujar Dr. KH. Ahmad Muhlis., Ketua Senat UIN Madura.

Publikasi makalah dibagi menjadi tiga skema utama. Sebanyak 20 makalah terbaik telah masuk pada proses editing oleh Atlantis Press, penerbit prosiding internasional yang telah terindeks dalam berbagai basis data global seperti CNKI, CPCI, dan Lembaga pengindeks lainnya. Sebagai lembaga pengindeks prosiding bereputasi, Atlantis Press menjamin kualitas dan visibilitas global dari artikel-artikel yang diterbitkan.

Selain itu, 17 makalah lainnya akan diterbitkan di jurnal mitra internal UIN Madura, yang terdiri dari 22 jurnal terakreditasi SINTA dan satu jurnal internasional terindeks Scopus. Penulis diarahkan untuk melakukan pengiriman artikel melalui platform OJS masing-masing jurnal dan diminta menyesuaikan naskah dengan author guidelines. Sementara itu, sebanyak 26 makalah lainnya diproyeksikan untuk terbit pada prosiding internal ICONIS 2025.

Tak hanya forum akademik, ICONIS 2025 menghasilkan rekomendasi strategis bagi proyeksi UIN Madura ke depan dalam bentuk “Piagam Madura” (Madura Charter), sebagai hasil refleksi dan komitmen bersama untuk memperkuat integrasi antara keilmuan Islam, kearifan budaya lokal, dan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam merespons tantangan era disrupsi. Piagam ini dirancang untuk menjadi pedoman etik dan konseptual dalam membangun ekosistem Tri Dharma yang berkelanjutan di tingkat lokal maupun global.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Dengan komitmen pada publikasi ilmiah dan rekomendasi hasil yang berkualitas, ICONIS 2025 menegaskan peran strategisnya dalam membangun jaringan keilmuan yang kuat dan berkelanjutan. Konferensi ini menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara dapat mendorong transformasi intelektual dalam konteks Islam dan dunia modern.

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *