KABAR MADURA | Daerah kepulauan masih belum sepenuhnya mendapatkan perhatian. Salah satu buktinya, kondisi jalan menuju pelabuhan di Pulau Masalembu dibiarkan rusak bertahun-tahun. Padahal jalan tersebut menunjang peningkatan perekonomian masyarakat setempat.
Salah seorang warga Masalembu, Yunus, menyampaikan, keberadaan pelabuhan menjadi satu-satunya akses masyarakat setempat untuk pergi keluar daerah, termasuk untuk memasok kebutuhan pangan dari kapal. Namun, kondisi jalan menuju pelabuhan tersebut kurang diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.
“Itu akses utama, kami berharap segera diperhatikan, keberadaannya rusak parah,” kata dia kepada Kabar Madura, Minggu (5/1/2024).
Dia menjelaskan, di jalan tersebut sangat rawan terjadi kecelakaan, apabila pada musim hujan. Jalannya berlubang dan air tergenang. Sehingga warga yang melintas harus ekstra hati-hati.
“Ini kondisi jalan Pelabuhan Masalembu sudah bertahun-tahun rusak parah. Belum ada perbaikan sama sekali, ini sangat menghambat mobilitas warga Masalembu,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Prasarana dan Keselamatan Transportasi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep Imam Afif Rusidy menuturkan, jalan menuju Pelabuhan Masalembu itu bukan kewenangan dari Pemkab Sumenep.
“Persoalan Dermaga Masalembu bukan punya pemkab, tapi pemprov, kami koordinasikan nantinya,” paparnya.
Dia menyebut, pihaknya hanya bisa berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mengenai kondisi jalan menuju Pelabuhan Masalembu yang rusak parah.
“Sebagai upaya, kami tentu terus dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi,” tukasnya. (ara/zul)





