Wujudkan Madura Berkeadilan, Forum Ulama Perempuan Komitmen Kawal 10 Agenda Politik Perempuan 

Berita, News137 views

KABAR MADURA | Forum Ulama Perempuan Madura berkomitmen untuk mengawal 10 agenda politik perempuan guna mewujudkan Madura yang berkeadilan. Komitmen itu disampaikan pada kegiatan yang dikemas dengan doa Pilkada Damai Madura dan penandatanganan komitmen oleh setiap perwakilan pasangan calon dari empat kabupaten di Madura, Rabu (20/11/2024).

KHOYRUL UMAM SYARIF, PAMEKASAN

Ketua Forum Ulama Perempuan Madura Raudlatun mengatakan, penandatanganan komitmen ini sebagai langkah strategis untuk memastikan hak-hak perempuan terpenuhi secara merata, baik dalam ranah kesehatan, pendidikan, pekerjaan, maupun dalam perlindungan terhadap perempuan yang mengalami kekerasan dan diskriminasi serta hak berpolitik.

 “Kami tidak hanya bicara tentang kesetaraan, tetapi juga tentang keadilan yang harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama perempuan,” tegasnya.

Raudlatun menegaskan, selama ini peran perempuan dalam memajukan keadilan sosial dan politik di Madura masih dinilai sebelah mata. Hal itu bisa dilihat dari semua paslon yang menjadi peserta Pilkada di Madura, tidak ada satu pun dari kaum perempuan. Tidak hanya itu, dari jumlah anggota legislatif yang berasal dari kaum perempuan bisa dihitung dengan jari.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Kuncinya itu bagaimana perempuan mendapatkan kehidupan yang layak, dan mendapatkan perlindungan. Terpenting bagaimana Madura berkeadilan,” tambahnya. 

Isi 10 komitmen itu adalah pemenuhan hak kesehatan reproduksi dan seksualitas, pemenuhan hak atas pendidikan perempuan, penghentian kekerasan terhadap perempuan, penghentian kemiskinan perempuan dan kelompok marjinal melalui perlindungan sosial, perlindungan perempuan dalam situasi konflik, bencana serta pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam. 

Kemudian, pemenuhan hak atas pekerjaan yang layak bagi perempuan, perlindungan atas kebebasan berkeyakinan dan beragama, hak politik perempuan, penghapusan produk hukum yang diskriminatif terhadap perempuan serta kelompok minoritas, dan penghentian korupsi. 

Koordinator Forum Ulama Perempuan Madura Pamekasan  Maghfiroh menambahkan, forum ini diharapkan semakin memperkuat jaringan ulama perempuan di Madura dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di berbagai sektor kehidupan.

“Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan dan perubahan sosial. Madura harus menjadi tempat di mana perempuan bisa maju tanpa batasan,” ungkapnya. (rul)

 

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *