KABAR MADURA | Kabupaten Pamekasan menjadi salah satu lokasi tes rekrutmen calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) 2024 periode pertama.
Diketahui, terdapat 3.280 peserta yang mengikuti tes PPPK di Pamekasan. Namun, 10 orang di antaranya didiskualifikasi karena tidak mengikuti tes.
Kepala BKPSDM Pamekasan Saudi Rahman mengatakan, terdapat 10 orang yang tidak mengikuti tes PPPK yang diselenggarakan di Gedung Prima Jaya Abadi Pamekasan. Enam orang di antaranya mengundurkan diri dan empat orang lainnya tidak hadir tes karena meninggal dunia.
“Sementara untuk hasilnya nanti langsung diumumkan oleh BKN,” ujarnya, Selasa (17/12/2024).
Saudi menegaskan, untuk hasil tes dari pelaksanaan tes PPPK itu belum diketahui. Sebab, jadwal pengumumannya masih di akhir Desember mendatang. Dia menyebut, yang mengikuti tes tersebut, terdiri dari 745 peserta dari formasi PPPK guru, 159 orang dari formasi PPPK tenaga kesehatan, dan 2.376 orang dari formasi PPPK tenaga teknis.
Adapun kuota yang dibutuhkan pada seleksi PPPK 2024 di Pamekasan, yakni 332 orang; 60 formasi guru, 52 formasi tenaga kesehatan, dan 220 formasi tenaga teknis.
Saudi menyebut, bagi peserta calon PPPK periode pertama yang tidak lolos seleksi, nantinya masuk pada kategori PPPK paruh waktu, dengan ketentuan semua kebutuhan gajinya akan dianggarkan di setiap organisasi pemerintah daerah (OPD) tempatnya bekerja.
“Informasi sementara bagi tidak masuk formasi, mereka langsung diusulkan PPPK paruh waktu, jadi tetap bekerja di OPD-nya masing-masing,” tegasnya. (rul/zul)





