11 Bencana Mengintai Pamekasan, Lima Kecamatan sudah Terdampak Angin Kencang 

News75 views

KABAR MADURA-Selama Maret 2024, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan mencatat lima kecamatan dilanda bencana alam dampak curah hujan cukup kencang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi mengatakan, hingga saat ini, pihaknya akan terus bersiaga di posko yang terpusat di area Monumen Arek Lancor Pamekasan. 

Dikatakan, hampir semua kecamatan akan mengalami bencana alam yang sama, utamanya untuk  Pamekasan bagian selatan. Namun berdasarkan data pasti dari BPBD, sedikitnya ada lima kecamatan yang sudah terdampak bencana alam dengan kategori hujan deras dan angin kencang selama pertengahan Maret 2024. 

Lima kecamatan tersebut yakni Pamekasan, Pakong, Pademawu, Larangan dan Kadur.

“Bulan maret hanya terjadi satu kali bencana alam, namun hampir merata kecuali daerah utara,” ungkapnya.

Terdapat 11 kategori bencana alam yang sudah dipetakan. Namun bencana yang sering terjadi pada saat ini hanya angin kencang dan hujan deras yang mengakibatkan dampak buruk kepada masyarakat seperti gangguan kelistrikan dan pohon tumbang. 

Bencana alam tersebut meliputi banjir, tanah longsor, cuaca ekstrim, tsunami, gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, gelombang ekstrem,  abrasi, epidemi, kebakaran gedung, dan pemukiman serta gagal teknologi.

“Dari beberapa kategori bencana alam yang sudah dipetakan oleh kami, hanya satu bencana alam yang terjadi selama maret yakni angin kencang,” jelasnya.

Dalam mengantisipasi bencana, masyarakat diharapkan berpartisipasi. Selain itu, diimbau kepada masyarakat agar menghindari pepohonan yang cukup tinggi dan sudah rapuh karena saat ini banyak bencana angin kencang.

 Sementara itu, Camat Pamekasan Rahmat Kurniadi Suroso mengatakan, selama musim hujan, ada ratusan rumah yang terdampak bencana alam akibat hujan deras dan angin kencang, di antaranya terjadi di kelurahan Kowel dan Desa Toronan. 

Untuk membantu meringankan korban, Rahmat memastikan bahwa korban telah menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Dia berharap agar masyarakat terus waspada terhadap bencana alam yang terjadi selama musim hujan kali ini, apalagi banyak pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang yang terlalu besar.

“Angin kencang banyak terjadi, bahkan korbannya ratusan rumah dan banyak pohon besar yang tumbang di Kelurahan Kowel dan Desa Toronan,” tegasnya.

Pewarta: Moh. Farid

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *