16 Dapur MBG di Bangkalan Belum Daftarkan Karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan

Berita74 views

KABAR MADURA | 16 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi di Bangkalan belum mendaftarkan pegawainya ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Hal ini terungkap setelah Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bangkalan Indriyatno menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dimilikinya, terdapat 55 dapur MBG yang telah beroperasi. Namun, dari jumlah itu, baru 39 dapur yang mendaftarkan pegawainya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Dari datanya bisa dilihat yang belum mendaftarkan 16 dapur MBG, untuk alasannya tidak diketahui kenapa belum mendaftarkan,” ungkapnya, Rabu (18/2/2026).

Dia menjelaskan, untuk program MBG berbeda dengan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan lainnya, yakni sepenuhnya ditanggung penuh oleh Badan Gizi Nasional, sehingga karyawan dibebaskan dari iuran tersebut.

Baca Juga:  Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Terminal Bangkalan Tetap Lengang tanpa Lonjakan Penumpang

Menurut Indriyatno, melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, para karyawan dapat memperoleh jaminan keselamatan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM). Sebab itu, dia berharap, dapur MBG yang belum mendaftarkan pegawainya segera memenuhi kewajiban tersebut.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Sebenarnya sudah tercantum di petunjuk teknis (Juknis) BGN, jadi mau tidak mau karyawannya memang harus didaftarkan,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Bangkalan Ivan Yusuf saat dikonfirmasi terkait dapur yang belum mendaftarkan pegawainya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, memilih bungkam dan tidak memberikan keterangan. (km96/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *