KABAR MADURA | Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk tetap menunjukkan dedikasi, profesionalisme, serta meningkatkan kualitas ibadah dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Di tengah suasana puasa, semangat kerja ASN di Kota Keris diharapkan tidak surut. Justru Ramadan dijadikan sebagai ajang memperkuat integritas, kedisiplinan, dan keikhlasan dalam mengabdi.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa Ramadan bukan alasan untuk menurunkan kinerja, melainkan kesempatan emas untuk melipatgandakan nilai pengabdian.
“ASN adalah pelayan masyarakat. Di bulan penuh berkah ini, mari kita jadikan setiap tugas sebagai bagian dari ibadah. Bekerja dengan jujur, disiplin, dan tanggung jawab adalah wujud pengabdian yang bernilai pahala,” tegasnya.
Menurutnya, pelayanan publik harus tetap berjalan optimal meskipun ada penyesuaian jam kerja selama Ramadan. ASN diminta tetap hadir tepat waktu, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjaga etika dan profesionalitas.
Semangat spiritual diharapkan mampu mendorong ASN untuk bekerja lebih ikhlas dan penuh tanggung jawab. Ramadan menjadi sarana introspeksi sekaligus penguatan komitmen sebagai abdi negara.
“Ramadan melatih kita untuk sabar dan menahan diri. Nilai-nilai itu sangat relevan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Selain menjaga kinerja, ASN juga diimbau memperbanyak ibadah seperti tadarus Al-Qur’an, salat berjamaah, serta kegiatan sosial di lingkungan kerja.
“Sinergi antara produktivitas dan spiritualitas diyakini mampu menciptakan birokrasi yang bersih, humanis, dan berintegritas,” pungkasnya. (ara/waw)





