Gelar Diskusi Reformasi Jilid II, BEM Sumenep Bersiap Demo Tolak Kebijakan Rezim Prabowo-Gibran

KABAR MADURA | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep bersama Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Cakrawala menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) Film Trisakti 1998 dan Diskusi Publik.

Kegiatan yang berlangsung di kampus Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura pada Rabu (16/06/2026) ini dihadiri oleh jajaran ketua BEM dan LPM se-Kabupaten Sumenep.

Koordinator BEM Sumenep (BEMSU), Salman Farid, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk merefleksikan kembali pemikiran mahasiswa terkait peristiwa Trisakti 1998.

Menurutnya, diskusi publik ini penting untuk menumbuhkan kembali semangat reformasi dan perjuangan dalam mengawal kebijakan rezim pemerintahan saat ini.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Imbau Warga Waspada El Nino, Antisipasi Kekeringan dan Cuaca Ekstrem

“BEMSU berkomitmen untuk terus menghidupkan kembali gerakan mengkritisi rezim hari ini, yang kami nilai telah membawa dampak buruk bagi bangsa Indonesia,” ungkap Salman.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa yang hadir agar tidak bersikap apatis melihat kondisi negara saat ini. Salman mengingatkan bahwa dalam sejarah gerakan 1998, mahasiswa terbukti memiliki peran sentral dalam menumbangkan rezim yang otoriter.

“Pasca-forum ini, dalam waktu satu minggu ke depan, BEMSU siap menggelar aksi demonstrasi untuk menyuarakan berbagai persoalan dan dosa rezim hari ini,” tegasnya.

Baca Juga:  Seleksi SonGENnep FC Diikuti 86 Pemain, Bidik Talenta Lokal untuk Liga Nusantara Jatim 2026

Apresiasi terhadap kegiatan ini juga datang dari salah satu peserta, Fahrul Kurniawan. Ia menilai diskusi publik semacam ini sangat penting untuk memantik ingatan kolektif mahasiswa mengenai sejarah reformasi, sekaligus memicu gerakan besar menuju “Reformasi Jilid II”.

“Saya berharap forum diskusi ini tidak selesai di sini saja. Harus lahir gelombang besar dari mahasiswa untuk kembali menghidupkan ruang-ruang demokrasi,” pungkas Fahrul. (ara/ong)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *