KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Sejauh ini pembinaan kepada komunitas kesenian di Pamekasan hanya sebatas kunjungan. Pasalnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan selaku organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tidak memiliki porsi anggaran untuk itu. Hal tersebut diakui oleh Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Siti Fatimah, Senin (6/11/2023).
Kendati demikian, pihaknya tetap memberikan ruang kepada komunitas kesenian untuk selalu menyalurkan karyanya, di antaranya dengan melibatkan komunitas kesenian yang ada di Pamekasan pada setiap kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan.
“Tahun 2022 lalu, kami lakukan bimtek kepada guru kesenian, seniman, dan beberapa komunitas seni. Sejauh ini kunjungan, karena memang tidak ada anggarannya. Kami juga memberikan ruang kepada komunitas seni untuk tetap eksis dengan cara melibatkan mereka di setiap kegiatan,” ungkapnya.
Fatim juga mengungkapkan, terdapat sejumlah komunitas kesenian di kota berjuluk Gerbang Salam ini. Di antaranya seni musik daul, seni hadrah, seni orkes melayu, samman, seni tari, seni pencak silat, dan seni budaya seperti karawitan, teater, dan macapat, serta kesenian lainnya. Masing-masing komunitas yang terdaftar memiliki kartu induk organisasi kesenian.
Adapun komunitas kesenian yang aktif terdata di Disdikbud Pamekasan sebanyak 58 komunitas. Sedangkan yang sudah tidak aktif atau tidak diperpanjang sebanyak 30 komunitas.
“Masa aktif berlaku dua tahun. Daftarnya melalui online, nanti mereka yang terdaftar, memiliki kartu organisasi kesenian lengkap dengan tanda tangan pak kadis,” tegas Fatim.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





