KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Kedatangan wisata asing ke daerah Pamekasan mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2022 kemarin. Peningkatan pengunjung wisatawan asing tidak terlepas dari adanya hal yang menarik untuk dikunjungi. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Moh. Zahri, Minggu (19/11/2023).
Menurutnya, tahun 2022 kemarin hanya ada 7 pengunjung asing. Mereka berasal dari Negara Taiwan yang mengunjungi Wisata Bukit Kehi di Desa Kertagena Daya Kecamatan Kadur. Sedangkan tahun ini pengunjung asing tembus di angka 10 orang. Mereka berasal dari Negara Ceko dan mengunjungi Batik Klampar dan Eduwisata Garam di Kecamatan Pademawu.
“Mereka semuanya langsung pulang, artinya tidak menginap di Pamekasan, secara umum data pengunjung asing ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya kepada Kabar Madura.
Pihaknya menuturkan, sejauh ini data wisatawan asing dengan pengunjung hotel berbanding terbalik. Bahkan tidak sesuai dengan data pengunjung asing yang datang ke lokasi wisata. Sesuai pendataan hotel, jumlah orang asing yang menginap mencapai 33 orang. Data tersebut terhitung pe September tahun ini.
“Artinya, meski mereka datang ke hotel dengan jumlah puluhan, belum tentu semuanya datang ke lokasi wisata. Sehingga wajar, kalau data di kami berbanding terbalik dengan data di hotel, tapi yang jelas dari segi kunjungan ke wisata daerah mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya,” tuturnya.
Pewarta: Moh. Farid
Redaktur: Totok Iswanto





