KABARMADURA.ID | SUMENEP-Sebagai upaya mendongkrak potensi wisata di Desa Masakambing, Kecamatan Masalembu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengupayakan tersedianya jalur penerbangan untuk memudahkan akses tempuhnya.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disbudporapar) Muhamad Iksan mengatakan, wisata Jantung Nusantara Masakambing diakui merupakan kekayaan yang dimiliki kabupaten berjuluk Kota Keris ini. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep akan mendorong agar keberadaannya terus dikenal masyarakat.
“Tentu nanti kami akan mendorong tersedianya penerbangan perintis dari Masalembu ke Sumenep,” kata dia.
Objek wisata Jantung Nusantara Masakambing sudah mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai Desa Wisata Cerdas Mandiri dan Sejahtera (Dewi Cemara) Jawa Timur 2023.
Untuk mengembangkan itu, menurut Iksan, ada persoalan besar yang harus diatasinya, yakni lokasinya yang berada di pulau terluar Sumenep.
Jika hanya mengandalkan transportasi laut, menurutnya sangat sulit untuk mendongkrak kunjungan wisata ke lokasi tersebut. Sebab, jika terjadi cuaca buruk, tidak akan ada pengunjung yang akan berwisata di lokasi itu, ditambah lagi lokasinya yang jauh.
”Ya kalau transportasinya menggunakan kapal laut, apalagi dengan cuaca yang buruk. iya tidak mungkin masyarakat datang ke sana,” imbuhnya
Dia melanjutkan, setelah jalur penerbanganya tersedia tentu akan lebih mudah lagi untuk membranding keberadaannya. Termasuk melengkapi sejumlah sarana dan prasarananya. Seperti toilet, penginapan dan berbagai fasum lainnya.
Berkenaan dengan satwa burung kakak tua yang menjadi potensi di wisata tersebut, diklaim sudah ada yang menjaganya agar tidak punah.
”Kalau kami kan hanya fokus pada pembinaan pokdarwisnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Pj Kepala Desa Masakambing Ainul Yakin berharap, penerbangan itu sangat dibutuhkan, karena orang luar yang datang, meski kepentingan untuk melakukan penelitian.
“Dengan akses yang mudah maka kami yakin banyak yang berdatangan ke desa kami ini,” paparnya.
Pewarta: Moh. Razin
Redaktur: Wawan A. Husna





