Mahasiswa KKNT UTM 13 Kenalkan Warga Cara Produksi Briket dari Limbah Bonggol Jagung

Pendidikan, News548 views

KABAR MADURA–Kuliah kerja nyata tematik (KKNT), yang jadi  mata kuliah wajib bagi mahasiswa Universitas Trunojoyo (UTM), salah satunya dilaksanakan di Desa Karanganyar, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang.

Di desa tersebut, mereka tergabung dalam kelompok mahasiswa UTM KKNT 13. KKN Tematik itu pertama kali dilaksanakan di desa tersebut.

Mahasiswa UTM ini memiliki program yang telah terlaksana, yaitu memanfaatkan limbah bonggol jagung menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif. Dengan kondisi masyarakat yang kurang meminimalisasi limbah bonggol jagung. 

“Briket dari limbah bonggol jagung ini memiliki keunggulan bila dibandingkan dengan bahan bakar lainnya, jika digunakan untuk masak briket dapat bertahan lebih lama. Waktu yang cukup lama tersebut akhirnya lebih efektif dari bahan bakar lainnya.” ujar Vito, mahasiswa KKN salah satu pemateri penyuluhan program ini, (02/01/2024).

JJS Kabar Madura

Sedangkan Helmi, selaku penanggung jawab program ini, menyatakan bahwa program ini cukup memiliki manfaat.

“Dengan adanya dukungan dan pemahaman yang lebih luas dari masyarakat, diharapkan pengolahan limbah bonggol jagung menjadi, briket sebagai bahan bakar alternatif dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” jelas Helmi.

Jika dikembangkan, imbuh Helmi, keuntungan lainnya yaitu dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pembuatan briket dalam skala besar dan dipasarkan. 

Selain memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, penggunaan briket ini juga akan berdampak positif pada lingkungan, karena mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengurangi emisi gas rumah kaca. 

Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat Desa Karanganyar serta menjadi contoh inspiratif bagi wilayah lain dalam mengelola limbah dan menciptakan produk ramah lingkungan.

Program kerja ini diikuti masyarakat  dilaksanakan di Dusun Buker Desa Karanganyar, Kecamatan Tambelangan, kabupaten Sampang. Antusias warga sekitar sangat hangat terhadap mahasiswa tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas antusias bapak ibu yang sangat mendukung  program yang kami,” ucap Ubaidillah selaku koordinasi desa di kelompok mahasiswa KKN tersebut. 

Untuk diketahui, kegiatan KKNT ini bukan sekedar implementasi program akademik, tetapi juga kesempatan mahasiswa untuk mengabdi dan membantu proses kemajuan desa sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya yaitu pengabdian.

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *