KABAR MADURA | Realisasi pelatihan keterampilan kerja tahun ini masih belum jelas pelaksanaannya. Sebab, masih menunggu terpenuhinya kuota di masing-masing jenis pelatihan. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Produktivitas Kerja Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan Ika Yulia Rakhmawati, Kamis (21/3/2024).
Dia menjelaskan, pelaksanaan pelatihan itu dijadwalkan terlaksana sekitar April hingga Mei. Namun, rencana itu juga menyesuaikan dengan kuota di masing-masing jenis pelatihan.
“Kalau rencana akan dilaksanakan April atau Mei. Tapi tergantung dari kuotanya juga,” ungkap Ika kepada Kabar Madura.
Disebutkan, jumlah pendaftar hingga kini masih sedikit, yakni tidak sampai 30 orang. Padahal, kuota peserta pelatihan keseluruhan mencapai 112 orang. Ika menuturkan, kuota di masing-masing jenis pelatihan nantinya pasti akan terpenuhi. Sehingga pelatihan bisa terealisasi dengan maksimal.
Terdapat lima jenis pelatihan yang disediakan, yakni pelatihan bordir, desain grafis, menjahit, tata rias, dan tata boga. Saat ini, yang paling banyak pendaftarnya adalah tata boga dan desain grafis. Masing-masing jenis pelatihan terdiri dari 16 orang.
Ika menjelaskan, tidak ada persyaratan yang sulit yang harus dipenuhi peserta dalam pelatihan tersebut, terpenting belum pernah mengikuti pelatihan sama sekali dan bersedia mengikuti hingga akhir.
Setelah dilaksanakan pelatihan, lanjut Ika, peserta diarahkan untuk membuka usaha secara mandiri, berbekal pelatihan yang sudah dilakukan.
“Kalau instruktur sudah ada semuanya, tingga menunggu terpuhinya kuota pendaftarnya saja. Setelah pelatihan kami arahkan mengenai perizinan, dan lain-lain agar bisa berwirausaha secara mandiri,” jelasnya.
Pewarta: Safra Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





