KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan sedang mengevaluasi persiapan penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA). Peringkat KLA Pamekasan diprediksi akan tetap stagnan, yakni peringkat Madya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Pamekasan Munapik mengatakan koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki kaitan khusus dengan penilaian KLA sudah dilakukan.
Dia menyebut, penilaian KLA 2024 ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni kini setiap program yang ada kaitannya dengan KLA harus ada referensi regulasinya dan berikut anggaran penunjangnya.
“Kami dalam tahap evaluasi mandiri, masih berkoordinasi dengan OPD terkait dan mengumpulkan beberapa data, tahun kemarin dapat Madya, minimalnya tidak turun. Harapannya bisa meningkat, tetapi butuh komitmen bersama,” jelasnya, Kamis (21/3/2024).
Munapik menambahkan, komitmen dari lintas OPD dan pemangku kebijakan untuk memenuhi beberapa fasilitas umum penunjang ramah anak harus bisa dipenuhi. Sebab itu bagian dari salah satu yang dinilai dalam proses penilaiannya.
“Intinya kami terus berdiskusi bersama dengan pemangku kebijakan lainnya, jadi mulai dari kota sampai desa perlu juga dipenuhi,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Ahmad Fauzi menegaskan, berbagai indikator yang dipersiapkan dalam rangka peningkatan predikat KLA perlu dilakukan, termasuk dalam memenuhi berbagai penunjang untuk mendukung fasilitas yang ramah anak. Pihaknya berharap, predikat KLA Pamekasan lebih baik dari tahun sebelumnya.
“Idealnya dari tahun ke tahun harus ada peningkatan, utama fasilitas yang penunjangnya harus dilengkapi,” tegas politisi Partai Demokrat itu.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Sule Sulaiman





