KABAR MADURA | Proyek pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep ingin segera ditempati legislator Sumenep. Untuk mengetahui progres dan kondisi proyek di lapangan, sejumlah anggota DPRD Sumenep menggelar inspeksi, Rabu (27/3/2024).
Inspeksi dimulai pukul 13.02 hingga 13.57 WIB. Ketua DPRD Sumenep bersama jajaran sekretariat DPRD Sumenep didampingi jajaran petugas PT PP Urban selaku pelaksana proyek melakukan pengecekan pembangunan gedung baru itu.
Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir mengaku tidak ada temuan saat inspeksi. . Harapannya, segera diselesaikan agar dapat segera ditempati. Ditargetkan, paling tidak pada Agustus sudah rampung.
“Sidak hari ini dilakukan dalam rangka untuk memastikan bahwa pekerjaan ini benar-bener berjalan, dan diharapkan tiada masalah,” katanya, Rabu (27/3/2024).
Meski tidak ada temuan apa pun pada hasil inspeksi, politisi PKB itu mengaku tetap akan terus mengawasi pembangunan itu. Sebab, pembangunan itu akan digunakan kantor DPRD untuk jangka panjang.
Sementera itu, Bagian Teknik PT PP Urba Riyan Adi Susilo mengatakan, pembangunan saat ini sekitar 45-50 persen. Akan diupayakan segera selesai sesuai jadwal. Minimal, pada Agustus sudah selesai.
Untuk mempercepat pembangunan, akan dikerjakan siang dan malam. Karena mengejar target waktu agar tidak molor hingga lewat tahun anggaran.
“Harapannya nantinya tidak ada kendala pada pengerjaannya ya,” ucap Riyan itu.
Proyek gedung DPRD yang berlokasi di Desa Patean, Kecamatan Batuan, Sumenep itu mulai dimulai sejak 2022. Pengerjaan dimulai dengan pemadatan lahan yang menghabiskan anggaran Rp940 juta. Kemudian pembangunan fisiknya dilanjutkan pada tahun 2023 dengan anggaran Rp41,2 miliar. Sisanya dianggarkan Rp60,9 miliar dari APBD Sumenep 2024.
Pewarta: Imam Mahdi
Redaktur: Wawan A. Husna





