KABAR MADURA | Hingga memasuki triwulan kedua, tahapan proyek yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) di Kecamatan Arjasa belum dikerjakan. Proyek yang akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep itu bernilai Rp11 miliar.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUTR Sumenep Salamet Supriyadi membenarkan bahwa tahun ini pihaknya akan mengerjakan satu paket proyek berupa pengaspalan jalan dengan nilai anggaran fantastik. Saat ini masih dalam persiapan tahapan lelang.
“Untuk DAK yang kepulauan itu ada di Kecamatan Arjasa Kangean memang masih proses persiapan lelang,” kata Salamet, Senin (1/4/2024).
Pada rencananya, Salamet menambahkan, pengerjaan proyek itu seharusnya sudah selesai. Namun, dalam realisasinya harus molor lantaran terkendala persyaratan yang belum lengkap.
Menurutnya, untuk proyek DAK yang di kepulauan itu tidak seperti yang di daratan, yang tahun ini fokus pada pelebaran jalan.
“Memang belum kami lelang. Masih kami pastikan dulu persiapannya. Nanti kalau sudah siap, akan kami ajukan untuk lelang,” imbuhnya.
Pihaknya berjanji akan segera melelang proyek tersebut, sehingga cepat diproses dan dikerjakan. Apalagi mengingat proyek DAK yang di wilayah daratan sudah selesai dilelang semua.
Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep M Ramzi mendesak agar proyek yang bernilai miliaran rupiah itu dapat disegerakan, agar pengerjaannya tidak molor.
“Apalagi di kepulauan memang membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga diperlukan segera tahapannya itu,” tegas politisi Partai Hanura tersebut.
Pewarta: Moh. Razin
Redaktur: Sule Sulaiman





