KABAR MADURA | Sejak tahun 2017, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep istikamah mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI).
Pada tahun 2024 ini, kembali menjadi WTP dari BPK RI untuk laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) 2023. Opini BPK itu disampaikan secara simbolis di Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur di Sidoarjo, Kamis (2/5/2024). Diserahkan oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur Karyadi kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, WTP atas laporan LKPD tahun 2023 merupakan raihan Pemkab Sumenep yang ketujuh kalinya.
“Opini WTP LKPD ini, tidak dari hasil kerja keras dan sinergitas semua pihak, termasuk elemen masyarakat yang aktif mengawasi sekaligus mengontrol kinerja pemerintah daerah,” kata bupati dengan sapaan Cak Fauzi.
Suami Nia Kurnia Fauzi itu menyampaikan, penghargaan tidak sekedar sebuah prestasi semata, namun kewajiban bagi seluruh aparatur pemerintah daerah untuk menyelenggarakan sistem keuangannya yang terbaik demi membangun Kabupaten Sumenep.
Menyelenggarakan sistem keuangan yang baik tersebut, juga sesuai dengan komitmen Cak Fauzi dalam meningkatkan kepatuhan pengelolaan keuangan dalam rangka menyukseskan program pembangunan di Sumenep.
Sehingga, dia terus berharap agar seluruh elemen terus memberikan dukungan untuk menciptakan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel dari tahun ke tahun, karena capaian WTP ini, harus menjadi penyemangat bagi pemerintah agar terus bekerja dengan profesional.
“Seluruh pimpinan perangkat daerah dan seluruh aparatur sipil negara (ASN), semakin termotivasi untuk giat bekerja membangun Kabupaten Sumenep,” imbuhnya.
Politisi muda Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sumenep ini menyatakan, saran dan rekomendasi BPK RI hendaknya menjadi komitmen pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan ASN untuk meningkatkan kepatuhan, ketaatan, dan ketelitian dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah bekerja keras dan bersinergi dengan elemen di daerah untuk melaksanakan program pembangunan, sehingga manakala ada temuan catatan harus melakukan perbaikan,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, prestasi Opini WTP LKPD secara berturut-turut selama enam tahun, yakni LKPD 2017, 2018, 2019, 2020, 2021 dan 2022.
Pewarta: Moh. Razin
Redaktur: Wawan A. Husna





