11 Pasar Tradisional di Sumenep Terdeteksi Mati Suri

News524 views

KABAR MADURA | Banyaknya pasar tradisional yang tidak aktif di Sumenep menjadi evaluasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari mengatakan, dengan banyaknya pasar tradisional yang tidak aktif tersebut harus dicarikan solusi. Alasannya, keberadaan pasar tersebut baik bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Semakin bertambahnya pasar, akan bagus bagi perekonomian masyarakat, syukur-syukur dapat menambah PAD pasar kan,” katanya, Minggu (26/5/2024).

Selama ini, tegas Juhari, tidak ada pembahasan mengenai bakal diaktifkannya pasar yang telah mati.  Untuk mencoba mengatasi itu, dia berencana memanggil organisasi perangkat daerah (OPD) teknis untuk membahasnya. Setidaknya, tahun 2024 ini dapat mengaktifkan kembali 1 sampai 3 unit pasar  yang sudah mati.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Harga Minyak Naik dan Gas Elpiji Langka, Diskop Umdag Bangkalan Klaim Stabil

Berdasarkan pantauannya, Juhari mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 10 lebih pasar tradisional di Sumenep yang tidak aktif.

JJS Kabar Madura

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Sumenep  Idham Halil mengaku saat ini masih akan fokus pada pasar yang masih aktif. Terkait adanya pasar yang tidak aktif, menurutnya karena permasalahannya cukup kompleks.

“Saya akan usahakan untuk mengaktifkan pasar yang tidak aktif, tetapi akan memperbaiki pasar yang aktif dulu,” papar Idham.

Baca Juga:  Warga Sumenep Mengeluh Harga Sembako Naik, Pemkab Klaim Intensifkan Sidak Pasar

Berdasarkan data Diskop UKM dan Perindag Sumenep, terdapat 45 pasar tradisional di Sumenep. Dari jumlah itu, 26 di antaranya milik pemkab, kemudian 15 pasar tradisional lainnya milik desa, dan 4 pasar milik pihak lain seperti yayasan, PT Garam, dan lainnya.

Dari 45 pasar tradisional itu, 11 di antaranya tidak aktif, yakni Pasar Kangayan, Kios Pantai Sembilan di Kecamatan Giligenting, Kios Gili Labak di Kecamatan Talango, Pasar Saronggi, gudang flat di Kecamatan Ganding, Pasar Bumbungan, Pasar Ternak Pakandangan Sangra, Pasar Bintaro di Kecamatan Gapura, Pasar Batuan, Pasar Kayu, dan Sentra Sobluk di Kecamatan Sumenep.

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *