Terungkap Rahasia RB Selamatkan Madura United: Jadi Teman bagi Para Pemain

Olahraga0 views

KABAR MADURA | Perjuangan Madura United untuk bertahan di kompetisi Super League tidak diraih dengan mudah. Di tengah tekanan besar yang menghimpit tim, caretaker pelatih Rakhmad Basuki memilih pendekatan yang menyentuh sisi psikologis pemain demi menjaga mental skuad tetap kuat dan kompetitif di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Pria yang akrab disapa Coach RB itu mengaku lebih mengedepankan pendekatan psikologis ketimbang memberikan tekanan berlebihan kepada para pemain saat Madura United berada dalam situasi terpuruk. Menurutnya, kondisi mental menjadi faktor penting dalam upaya keluar dari zona degradasi.

“Pendekatan psikologis itu yang saya gunakan ke pemain. Saya ajak diskusi, kita terbuka. Saya memposisikan diri sebagai partner mereka, teman mereka, bahkan saya anggap seperti adik dan anak sendiri,” ujar Coach RB, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga:  Pemain Madura United Mendonca Alami Retak di Dahi saat Lawan Malut United

Awalnya, kata Coach RB, dirinya hanya ditunjuk sebagai caretaker selama satu bulan atau tiga pertandingan setelah berpisahnya Madura United dengan Carlos Parreira sebagai pelatih kepala.

Namun, seiring berjalannya waktu dan berbagai pertimbangan dari manajemen, dia akhirnya dipercaya untuk memimpin tim hingga kompetisi berakhir.

JJS Kabar Madura

Kepercayaan itu diakuinya sebagai tanggung jawab besar. Sebab, jika Madura United gagal bertahan di Super League, maka perjuangan untuk kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia akan menjadi jauh lebih berat.

Meski berada dalam tekanan, pria kelahiran 11 Januari 1976 itu berusaha tetap tenang di hadapan para pemain. Dia bahkan tidak segan memberikan waktu istirahat ketika pemain mulai merasa jenuh, tanpa mengabaikan ketegasannya sebagai pelatih.

Baca Juga:  Tanpa Perubahan Besar, Madura United Waspadai Kebangkitan Persebaya

“Jika mereka bilang, apa sebaiknya hari ini libur, maka saya liburkan latihan. Tapi saya bilang juga ke pemain, lusa kita harus latihan dua kali lebih keras dari sebelumnya,” tambahnya.

Pendekatan itu perlahan membuahkan hasil. Para pemain tampil lebih tenang dan lepas saat berada di lapangan. Coach RB menilai keberhasilan Madura United keluar dari zona degradasi merupakan hasil kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari presiden klub, manajemen, official, hingga para pemain yang terus berjuang di tengah situasi sulit.

“Saya merasa ini tanggung jawab besar. Tapi saya melihat presiden klub begitu percaya dengan saya untuk memimpin tim ini. Jadi tidak ada pilihan lain selain menerima kepercayaan tersebut,” tutupnya. (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *