Protes Dinkes Pamekasan soal Angka Stunting Belum Digubris Kemenkes RI

News141 views

KABAR MADURA | Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan melakukan protes mengenai hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Pasalnya, berdasarkan hasil survei itu menunjukkan bahwa angka stunting Pamekasan 2023 berada di angka 25,1 persen. Padahal pada tahun sebelumnya, hanya 8,1 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Saifuddin menyampaikan, pihaknya menyampaikan protes itu ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI lantaran hasilnya sangat timpang dengan data yang miliki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Namun, sampai saat ini, protes itu masih belum ada tanggapan.

“Protes kami tetap berlanjut dan sampai hari ini masih belum ada jawaban dari Kemenkes RI,” ujarnya, Senin (24/6/2024).

Baca Juga:  Dinkes Pamekasan Dalami Kematian Ibu Hamil Diduga akibat Pendarahan saat Persalinan

Dalam penanganan stunting, Saifuddin menjelaskan, pihak terus melakukan penekanan melalui intervensi sensitif dan spesifik tetap secara berkelanjutan. Sebab, ada edaran terbaru dari Kemenkes RI untuk akselerasi penurunan angka stunting dari semua aspek yang bisa dijangkau.

“Jadi setiap hari, kami harus melapor hasil perkembangan terkini kepada Kemenkes, gerakan ini seluruh Indonesia, dengan intervensi serentak,” tambahnya.

Sampel dari SKI yang menghasilkan 25,1 persen angka stunting itu kurang lebih 500 balita. Menurut Saifuddin, angka stunting Pamekasan 2023 itu seharusnya hanya berkisar di angka 3,64 persen. Hal itu berdasarkan bulan timbang yang dilakukan terhadap 1.774 balita dari 48.753 balita yang ada di Pamekasan.

Baca Juga:  Viral Penolakan Ambulans Antar Jenazah Bayi, Kadinkes Pamekasan Beri Penjelasan

“Sedangkan untuk 2022 berdasarkan bulan timbang (angka stunting) 6,44 persen,” tukasnya.

Sekadar diketahui penurunan angka stunting secara nasional dari tahun 2022 ke 2023 sangat tipis, yakni hanya berkurang sekitar 0,1 persen. Pada 2023 angka stunting 21,6 persen, sementara tahun ini 20,5 persen.

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *