Dinas Kesehatan Pamekasan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap ancaman virus Nipah meski belum ditemukan kasus di Indonesia, dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Kemenkes RI
Kasus Campak di Pamekasan Meningkat, Kemenkes Minta Tidak Perlu Kirim Sampel ke Laboratorium
Kasus campak di Pamekasan meningkat dengan 565 suspek dan 6 meninggal dunia. Kemenkes RI minta sampel tidak lagi dikirim ke laboratorium. Dinkes Pamekasan lakukan imunisasi tambahan campak serentak mulai 15–27 September 2025.
Kemenkes RI Verlap RSUD Smart Pamekasan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Permanen
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan verifikasi lapangan (verlap) ke RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan, Selasa (30/7/2024). Verlap ini berkenaan dengan terakreditasinya RSUD Smart sebagai rumah sakit pendidikan permanen.
Protes Dinkes Pamekasan soal Angka Stunting Belum Digubris Kemenkes RI
Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan melakukan protes mengenai hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Pasalnya, berdasarkan hasil survei itu menunjukkan bahwa angka stunting Pamekasan 2023 berada di angka 25,1 persen. Padahal pada tahun sebelumnya, hanya 8,1 persen.
Pj Bupati Pamekasan Janji Segera Proses Pergantian Kapus
Setelah lama menjadi bahan diskusi, akhirnya Pj Bupati Pamekasan Masrukin angkat bicara mengenai pergantian Kepala Pusat Layanan Kesehatan (Puskesmas) Teja. Dia berjanji akan segera merealisasikan pergantian tersebut. Sebab setiap jabatan fungsional yang diberi tambahan struktural harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP).
Dinkes Pamekasan Belum Temukan Gejala Virus Nipah
Hingga saat ini belum ada warga di Pamekasan yang terjangkit virus Nipah. Bahkan secara nasional belum ditemukan. Hanya saja belum merealisasikan mitigasi.
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











